News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Penganiayaan Tukang Bubur di Jatinegara Disebut Polisi Tak Ada Unsur SARA

Kasus penganiayaan tukang bubur di Jatinegara, Jakarta Timur bermula ada dugaan mengandung unsur Suku, Ras, Agama dan Antargolongan (SARA), Jumat (26/4/2024).
Sabtu, 27 April 2024 - 17:11 WIB
Ilustrasi pembantahan SARA
Sumber :
  • ANTARA/Handry Musa

Jakarta, tvOnenews.com - Masih ingat dengan penganiayaan terhadap tukang bubur kacang ijo di Jatinegara, Jakarta Timur?

Penganiayaan kepada tukang bubur dilakukan oleh preman yang memegang bersenjata tajam di Kelurahan Bidaracina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian penganiayaan tukang bubur di Jatinegara bermula adanya dugaan yang mengandung unsur Suku, Ras, Agama dan Antargolongan (SARA).

Peristiwa penganiayaan terhadap tukang bubur terjadi pada Jumat (26/4/2024) sore hari.

Tentu saja polisi langsung menanganinya dan memberikan penjelasan kalau penganiayaan terhadap tukang bubur di Jatinegara oleh preman murni sebuah kejahatan.


Kapolres Metro Jakarta Timur Pol Nicolas Ary Lilipaly jelaskan penganiayaan tukang bubur tidak ada unsur SARA. (Dok. Humas Polres Metro Jakarta Timur)

Tidak lain bukan mengandung unsur SARA atas dugaan yang dilakukan kepada tukang bubur bernama Udin sebagai korban.

"Meluruskan berita hoaks yang tersebar bahwa kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan unsur SARA," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Polisi Nicolas Ary Lilipaly dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (27/4/2024).

Kronologi awal kemudian diceritakan oleh pihak polisi, sebagaimana yang terjadi saat korban beraktivitas menjual bubur.

Tiba-tiba pelaku dan temannya datang menghampirinya untuk memesan bubur.

Harga bubur yang dipesan sebesar Rp5 ribu, setelah itu bubur yang sudah disiapkan diberikan korban kepada pelaku.

Setelah diberikan, korban pun meminta uangnya tetapi pelaku malah tak ingin membayarnya.

"Akhirnya korban menyampaikan kepada pelaku bahwa kalau mau minta bubur bilang saja karena akan korban berikan secara cuma-cuma," kata Nicolas.

Pada akhirnya ide kejahatan bermula dari pelaku yang dimana pelaku langsung pulang untuk mengambil sebuah celurit.

Setelah itu gerobak korban ditebas olehnya dengan celurit sebanyak lima kali.

Saat ini polisi sedang mencari keberadaan pelaku yang telah melakukan kejahatan terhadap tukang bubur kacang hijau tersebut.

Tentu saja dalam perspektif Islam, perilaku kejahatan sangat dilarang.

Jika ingin mengetahui penjelasannya bisa simak di sini.

Perspektif Kejahatan dalam Agama

Terutama yang dilakukan pada ajaran Agama Islam, perbuatan zalim yang biasa diketahui menganiaya orang lain tidak pernah dibenarkan pada perspektif Agama Islam.

Karena Agama Islam sebagaimana agama paripurna yang dimana terus menjunjung tinggi nilai kemuliaan dan keluhuran.

Bahkan Nabi Muhammad juga tidak pernah membenarkannya atas tindakan kejahatan maupun dengan alasan motif apapun.

Termasuk pada motif tuduhan dari kasus di atas adanya dugaan unsur SARA yang padahal murni dari kejahatan.

Di dalam Al-Qur'an juga disampaikan bahwa Allah akan melaknat dan siksa pedih ke dalam neraka tertuang dari Al-Qur'an surat Al-Hud ayat 18.

"Ingatlah, laknat Allah (ditimpakan) kepada orang yang zalim." bunyi surat Al-Hud ayat ke-18 diterjemahkan Bahasa Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana yang dibuktikan atas tindakannya, pembalasan setimpal akan dialami oleh pelaku karena sudah melakukan tindakan kejahatan.

Demi merugikan hingga menutup rezeki orang lain yang tidak bersalah. (ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT