News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mau Undang Ustaz Adi Hidayat Buat Ceramah, Tarifnya Berapa? Ternyata UAH Malah Jawab Menohok, Katanya…

Ustaz Adi Hidayat jadi satu pendakwah ternama yang dakwahnya kerap disukai oleh banyak orang. Kajiannya selalu ditunggu para jamaah muslim, ternyata tarifnya...
Sabtu, 13 April 2024 - 17:56 WIB
Ustaz Adi Hidayat jelaskan soal tarif membayarnya
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube Adi Hidayat Official

tvOnenews.comUstaz Adi Hidayat menjadi salah satu pendakwah ternama yang dakwahnya kerap disukai oleh banyak orang. Kajiannya selalu ditunggu para jamaah muslim.

Dengan gaya kajian yang dilengkapi ilmu pengetahuan membuat Ustaz Adi Hidayat selalu dinantikan oleh para jamaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikapnya yang bijak membuat Ustaz Adi Hidayat juga disukai oleh para jamaah dan setiap kajiannya selalu dinantikan.

Banyak orang yang mengantri untuk berkesempatan mengikuti kajiannya bahkan mengundangnya untuk berceramah.

Untuk mengundang Ustaz Adi Hidayat berceramah, banyak masyarakat yang penasaran mengenai tarif atau biayanya.

Mengetahui pertanyaan tersebut, Ustaz Adi Hidayat justru berikan jawaban menohok. 

Dilansir tvOnenews.com pada tayangan di kanal YouTube Audio Dakwah, dengan tegas Ustaz Adi Hidayat menolak pertanyaan tersebut.

Ketika ditanya oleh seseorang mengenai bayaran untuk mengundangnya berceramah, Ustaz Adi Hidayat justru terlihat tersinggung.

UAH menolak adanya tarif bayaran di setiap kajiannya. Selain itu ia juga mengatakan kepada jamaahnya cara untuk mengundangnya mengisi majelis taklim.

Sebab, pendakwah asal Pandeglang ini menerangkan jika dirinya tidak meminta bayaran maupun difasilitasi apapun bila jamaahnya ingin mengundangnya berceramah.

"Sampaikan kalau ada orang mengatakan Ustaz Adi akan datang kesini tapi difasilitasi, itu pasti bukan saya atau minta apa, itu pasti bukan saya enggak pernah ada," tegas Ustaz Adi Hidayat.


Ustaz Adi Hidayat. (Ist)

Ustaz Adi Hidayat dengan tegas mengungkapkan kalau dirinya tidak pernah mematok tarif tertentu jika ingin mengundangnya berceramah, begitu juga dengan fasilitas tertentu.

"Tidak ada minta tarif, tidak ada, tidak ada minta fasilitas, dateng ya dateng saya kalau sehat dateng," tegasnya.

Bukan hanya itu, dirinya bahkan ingin memberi sesuatu bila dirinya mendapat Rizki yang bisa dibawa.

“Kalau perlu saya ada Rizki saya bawa, nggak mau saya (di tanya tarif). Nanti suatu waktu akan saya umumkan sekali lagi, setiap tahun akan saya kuatkan,” katanya.

"Saya nggak mau minta apa-apa kalau ada kurang sesuatu bilang, saya siapkan kalau saya mampu," sambungnya.

Bahkan, Ustaz Adi Hidayat mengatakan dirinya rela untuk patungan biaya akomodasi.

Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat mengatakan perihal akomodasi dirinya masih bisa mendiskusikan sesuai dengan kemampuan dari panitia yang mengundang.

"Kalau tidak, kita share sama-sama untuk akomodasi. Saya nggak minta macem-macem kalau masih mampu saya berangkat, kalau ada sesuatu saya bawa," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan kalau di hari akhir ada tiga golongan pertama yang di hisab yakni para Ulama, Dermawan dan juga Mujahid.


Ustaz Adi Hidayat. (Ist)

Ustaz Adi Hidayat mengatakan kalau dirinya masih sama seperti dirinya yang dahulu namun mungkin sekarang yang membedakan adalah tanggung jawab yang ia miliki saat ini lebih luas.

"Insya Allah, saya nggak lupa. Saya tetap Adi yang sama, nggak ada beda. Salah Anda kalau menilai saya berbeda. Hanya mungkin tanggung jawab saya agak berbeda sekarang, agak lebih luas amanahnya berbeda sekarang," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Dalam ceramah tersebut Ustaz Adi Hidayat juga meminta jemaahnya untuk bisa berjalan sama-sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi mohon pengertiannya, kalau mungkin kadang nggak bisa jalan sama-sama seperti dulu atau tapi saya tetap memperhatikan, mendoakan, melihat, mengamati," tandasnya. 

Ia menyebutkan hanya meminta satu hal dari setiap jemaah, ia menginginkan doa untuk diampuni segala dosanya dan keluarga, kepada setiap jemaah dalam sujudnya. (akg/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT