News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Ramadhan Jangan Lupa Lanjut Puasa Syawal, Ini Keutamaan yang Diungkap Ustaz Abdul Somad 

Ustaz Abdul Somad mengingatkan agar setelah Ramadhan 2024 jangan lupa untuk melakukan puasa syawal.
Senin, 8 April 2024 - 14:08 WIB
Setelah Ramadhan Jangan Lupa Lanjut Puasa Syawal, Ini Keutamaan yang Diungkap Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • tim tvOnenews/Putri Rani

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Abdul Somad mengingatkan agar setelah Ramadhan 2024 jangan lupa untuk melakukan puasa syawal.

Terutama bagi Muslim yang memiliki utang puasa Ramadhan, maka sangat dianjurkan untuk mengqadha atau membayarnya di bulan syawal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun apakah boleh mengqadha puasa ramadhan digabungkan dengan puasa syawal?

Simak penjelasan Ustaz Abdul Somad berikut yang dilansir dari tayangan youtube channel Cahaya Islam dengan judul "Pentingnya Puasa Syawal | Ustadz Abdul Somad".

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menyampaikan bahwa puasa syawal adalah salah satu puasa sunnah yang memiliki banyak keutamaan.

"Jangan lupa, penting, walaupun ini sunnah tapi penting, yaitu puasa 6 hari di bulan Syawal," ujar Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad juga mengingatkan bahwa puasa syawal baru boleh dikerjakan setelah kaum muslim membayar lunas utang puasa ramadhan atau disebut dengan qadha.

"'Tapi pak Ustaz, kemarin kami puasanya tinggal 7 hari, gimana nih pak Ustaz?' Ganti dulu 7 hari, setelah 7 hari baru tambah puasa 6," tutur Ustaz Abdul Somad menirukan gaya jamaahnya saat bertanya.

Menurutnya, membayar qadha di bulan syawal adalah hal yang berat. Apalagi jika jumlah utang puasa ramadhan yang harus dibayar cukup banyak.

Ustaz Abdul Somad kemudian menjelaskan lagi keistimewaan saat mengerjakan puasa qadha alias membayar utang puasa ramadhan di bulan syawal.

"Siapa yang meng-qadha 6 hari di bulan syawal, automatically, otomatis dapat pahala puasa sunnah di bulan syawal," terang Ustaz Abdul Somad.

"Qadha di bulan Syawal 6 hari, di awal boleh, di tengah boleh, di ujung boleh, berturut boleh, pisah-pisah boleh, terserah bebas. Merujuk pada bebasnya hari pelaksanaan puasa syawal tanpa harus dikerjakan berturut-turut," terangnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Abdul Somad juga menjelaskan bahwa terkadang begitu sulit untuk mengerjakan puasa syawal. Sebab kaum muslim masih dalam suasana halal bi halal dan berkumpul bersama sanak-saudara.

UAS menerangkan juga bahwa ada hikmah jika seseorang mengerjakan puasa syawal. "Maka puasa ini sangat amat baik. Apa intinya? Menjaga kontinuitas, keberlangsungan amal. Hikmah di balik itu semua, badan tidak terkejut," tutur Ustaz Abdul Somad.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT