News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menangis Saat Orang Tersayang Meninggal Apakah Betul Bikin Jenazah Tersiksa? Buya Yahya Beri Penjelasan Begini, Ternyata...

Apakah betul yang mengatakan menangis karena orang tersayang meninggal akan bikin jenazah tersiksa? Ternyata begini penjelasannya lengkapnya menurut Buya Yahya.
Minggu, 7 April 2024 - 09:59 WIB
Menangis Saat Orang Tersayang Meninggal Apakah Betul Bikin Jenazah Tersiksa? Buya Yahya Beri Penjelasan Begini, Ternyata...
Sumber :
  • YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Ditinggal orang tersayang meninggal dunia, baik itu keluarga atau kerabat memang menjadi hal yang paling ditakutkan banyak orang. Reaksi yang umum adalah menangis, namun apakah ini boleh dalam Islam? Jawaban Buya Yahya ternyata begini.

Menangis saat orang tersayang meninggal termasuk keluarga dan kerabat adalah hal yang sangat wajar. Justru, jika tidak menangis maka orang lain akan mempertanyakan perasaan kita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, ada kepercayaan yang mengatakan bahwa umat muslim tidak boleh menangis saat orang tersayang meninggal, baik itu keluarga atau kerabat. Sebab, itu adalah kehendak Allah SWT.

Buya Yahya

Bahkan, ada keyakinan yang mengatakan jika air mata sampai menetes di tubuh jenazah akan membuatnya tersiksa. Oleh karenanya, muncul keraguan sebenarnya boleh tidak menangis saat orang tersayang meninggal.

Dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan mengenai kepercayaan yang mengatakan tidak boleh menangis karena akan membuat jenazah tersiksa ketika orang tersayang meninggal dunia.

Di dalam sebuah ceramah, Buya Yahya membahas mengenai adanya kepercayaan di masyarakat yang mengatakan bahwa air mata bisa membuat jenazah tersiksa.

Mengenai hal ini, ia meminta agar masyarakat berhenti mempercayai hal tersebut.

Sebab, hal yang sangat wajar dan manusiawi ketika menangis akibat ditinggalkan keluarga ataupun kerabat. 

Buya Yahya

Manusia memiliki perasaan dan nurani sehingga tentunya akan menangis jika merasa sedih.

Selain itu, tetesan air mata sangat wajar jika terjatuh. Oleh karena itu, apabila mengenai jenazah maka tidak akan membuatnya tersiksa.

"Gimana orang sedih nggak boleh nangis. Anda ini siapa? Ini bukan robot langsung diprogram berhenti nangisnya. Ini manusia punya batin punya nurani, cucuran air mata yang menetes di mayat, ya namanya air mata menetes ke bawah bukan ke langit," kata Buya Yahya menjelaskan.

"Hapus keyakinan itu. Menitikkan air mata ya nggak papa. (Menitikkan air mata) Ke mayit masuk neraka, mayatnya sakit. Dari mana itu? Nggak ada itu semuanya," ujar Buya Yahya menegaskan.

Kisah Nabi Muhammad SAW Menangis karena Ditinggal Anaknya

Baginda Nabi Muhammad SAW pernah menangis saat anak kesayangannya berusia 2-3 tahun meninggal dunia.

Saat itu, Rasulullah SAW sangat sedih karena anaknya yang bernama Said Ibrahim sudah mulai bisa diajak bicara dan begitu lucu.

"Mulai bisa diajak ngomong, anak yang disayang-sayang, dimanja-manja, diambil," kata Buya Yahya.

Ia menegaskan, menangis bukanlah hal yang hanya dilakukan perempuan. Orang yang sedang bersedih sangat wajar untuk menangis.

Pada saat itu, Nabi Muhammad SAW mengatakan meskipun hatinya sangat sedih dan matanya tak berhenti menangis, namun ia tidak melakukan yang dibenci Allah SWT. (iwh)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT