News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Rajin Shalat Tapi Otak Mesum dan Maksiat Jalan Terus, Harus Bagaimana? Begini Kata Ustaz Adi Hidayat

Mungkin kita kenal orang yang sudah rajin shalat tapi otak mesum dan tetap maksiat. Bagaimana jika seperti ini? Ustaz Adi Hidayat (UAH) beri penjelasan begini.
Sabtu, 6 April 2024 - 13:24 WIB
Sudah Rajin Shalat Tapi Otak Mesum dan Maksiat Jalan Terus, Harus Bagaimana Begini Kata Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Shalat adalah kewajiban bagi seluruh umat Islam yang ada di dunia. Namun, meskipun shalat lima waktu dan rajin masih saja ada yang memiliki otak mesum dan tetap berbuat maksiat. Ustaz Adi Hidayat (UAH) punya penjelasannya.

Kita mungkin pernah melihat ada orang yang rajin shalat namun masih sering berbuat atau berpikir mesum. Tak hanya itu, perbuatan maksiat bukanlah hal aneh baginya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atau mungkin kita sendiri, yang merasa sudah rajin shalat tapi otak mesum dan tak jarang tetap melakukan maksiat.

Ustaz Adi Hidayat

Lantas, sebenarnya apa yang salah ketika seseorang sudah rajin shalat tapi otaknya masih mesum apalagi sering berbuat maksiat.

Dikutip dari YouTube Audio Dakwah, Ustaz Adi Hidayat atau UAH memberi penjelasan mengenai adanya orang rajin shalat tapi tetap berbuat maksiat dan otaknya mesum.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, orang yang baik menurut Allah SWT itu terbebas dari dua hal, yakni fahsya dan munkar.

Adapun maksud fahsya lebih berarti pada keburukan yang bersumber dari syahwat, pornografi, dan semacamnya.

UAH menuturkan, mustahil jika ada orang rajin shalat namun tetap berbuat fahsya.

"Jadi mustahil ada orang shalat berbuat fahsya," ujar dia.

Jika seseorang sudah melakukan shalat dengan benar, maka sebenarnya ia terlindung dari perbuatan fahsya.

"Makanya, ketika seseorang shalatnya benar pasti akan memberikan perisai pada dirinya dari perbuatan fahsya," kata Ustaz Adi Hidayat.

Adanya Burhan atau Petunjuk dari dalam Hati

UAH mengatakan, bagi orang yang shalatnya benar pasti akan muncul burhan di dalam hatinya.

Burhan adalah petunjuk yang diberikan Allah SWT, muncul dalam hati manusia dan menjauhkan kita dari maksiat.

"Kalau shalat kita benar, Ibu lihat gambar di handphone begitu lihat berita, tiba-tiba ada gambar yang tidak elok. Kalau shalat kita benar, dalam hati kita ada yang disebut dengan burhan namanya," kata Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kita memang bukanlah nabi, sehingga pasti ada dorongan nafsu untuk melakukan hal yang dilarang agama.

Namun, sebenarnya masing-masing dari kita diberikan pancaran cahaya di hatinya supaya mencegah diri saat akan melakukan maksiat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT