News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketiduran di Sore Hari lalu Terlewat Salat Maghrib, yang Didahulukan Salat Isya Dulu atau Salat Maghrib Dulu? Ternyata kata Ustaz Adi Hidayat...

Jika kita ketiduran di sore hari sampai terlewat waktu Maghrib, maka mengerjakan salat Isya dulu atau bagaimana? Begini penjelasan Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Minggu, 31 Maret 2024 - 16:20 WIB
Ketiduran di Sore Hari lalu Terlewat Salat Maghrib, yang Didahulukan Salat Isya Dulu atau Salat Maghrib Dulu? Ternyata kata Ustaz Adi Hidayat...
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Ketiduran di sore hari sampai terlewat salat maghrib, apakah saat bangun dahulukan salat Isya atau Maghrib? Begini jawaban Ustaz Adi Hidayat (UAH).

Pernahkah Anda tak sengaja ketiduran lalu tak sengaja melewatkan waktu salat, misalnya Maghrib, saat membuka mata sudah Isya. Lantas, bagaimana seharusnya urutan salat yang dilakukan?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan ketiduran pun bisa beragam, entah itu kelelahan atau lupa sehingga melewatkan waktu salat.

Ustaz Adi Hidayat

Apabila demikian, bagaimana seharusnya urutan salat setelah bangun dari ketiduran? Apakah Isya atau Maghrib terlebih dulu?

Dikutip dari YouTube SMKN 2 Temanggung Official, Ustaz Adi Hidayat atau UAH memberikan jawaban begini tentang salat Isya atau Maghrib dulu jika ketiduran di sore hari.

Hal pertama yang perlu diingat adalah, ketika terbangun dan ingat belum laksanakan kewajiban salat, maka salatlah.

"Pertama, waktu orang tidur itu, waktu salatnya pada saat bangunnya," kata Ustaz Adi Hidayat menjelaskan.

Di dalam Islam, ada 3 perkara dalam hidup manusia yang tidak dihisab oleh Allah SWT.

Pertama, adalah ketika ia tidur sampai terbangun. Kedua, dari bayi sampai baligh, dan orang yang terganggu kejiwaannya sampai ia sadar kembali.

Tiga perkara tersebut adalah waktu seseorang tidak dihisab nanti di akhirat.

"jadi, orang yang tertidur, waktu salatnya saat bangunnya," ujar UAH menegaskan.

Lantas, Salat Isya atau Maghrib Dulu?

Ilustrasi salat
(Ilustrasi salat. Sumber: tim tvOne)

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, jika terlewat seperti ini maka salat yang dilakukan tetap berdasarkan urutan tertib waktunya.

Misalnya, ketiduran sampai melewatkan waktu Maghrib sementara saat bangun sudah saatnya salat Isya.

Maka, yang dilaksanakan lebih dulu adalah ibadah salat Maghrib, kemudian setelahnya lakukanlah ibadah Isya.

Meskipun demikian, janganlah sampai ketiduran jika tidak ada hal darurat.

Meskipun orang tertidur boleh mengerjakan salat setelahnya, namun Ustaz Adi Hidayat sangat tidak menganjurkan kita sengaja tertidur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertanyaannya, kenapa antum ketiduran?" kata dia.

UAH pun mengajak agar semua umat Islam lakukan salat tepat waktu, karena itu jauh lebih baik dibandingkan harus salat dengan kondisi tertentu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT