News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Galau Ditanya Kapan Nikah sama Keluarga, Bagaimana Menyikapinya? Begini Kata Buya Yahya, Harus Matang dalam... 

Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini tentang bagaimana sikap ketika sering ditanya kapan nikah oleh keluarga maupun saudara, ternyata dalam menikah harus...
Minggu, 31 Maret 2024 - 10:10 WIB
Buya Yahya menjelaskan sikap saat ditanya kapan nikah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Bagi yang berusia 20 tahun ke atas, pasti pernah bahkan sering mendapatkan pertanyaan 'Kapan nikah?'.

Baik dari teman-teman, kerabat jauh, kerabat dekat, maupun dari orang tua atau keluarga sendiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, sebentar lagi akan memasuki lebaran alias Hari Raya Idul Fitri, yang biasa menjadi momen berkumpulnya saudara. 


Buya Yahya ungkap cara menyikapi ketika ditanya kapan nikah. Sumber: YouTube Al-Bahjah TV

Pertanyaan tersebut tentu tak bisa dihindari oleh orang-orang yang belum menikah atau belum bertemu dengan jodohnya. 

Terkadang, pertanyaan itu membuat galau atau beban bagi orang yang belum menikah. Sebab, bukan tak mau menikah, hanya saja belum bertemu dengan orang yang tepat. 

Lantas, bagaimana seharusnya menyikapi pertanyaan kapan nikah? 

Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini bagi orang-orang yang galau saat ditanya 'Kapan nikah?'. 

Buya Yahya mengatakan, jika  orang tua bertanya kapan nikah, maka sebagai anak harus menata hati agar tidak berprasangka buruk terhadap orang tua. Sebab, yang diinginkan oleh orang tua pasti kebahagiaan sang anak. 

"Yang harus ditata adalah hati Anda. Tidak usah berprasangka buruk kepada orang tua. Maksudnya orang tua menginginkan Anda senang," kata Buya Yahya, dikutip dari tayangan YouTube Al-Bahjah TV. 

"Di sisi lain, beliau tidak ingin memaksakan keinginan beliau, seenaknya Anda," lanjutnya. 

Buya Yahya juga menghimbau agar jangan terlalu risih atau terganggu dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut, dan tetap berusaha dalam hal mencari jodoh

"Tinggal Anda terus berusaha-berusaha, tidak usah risih lah," kata Buya Yahya. 

"Kalau sudah risih, berarti Anda sendiri yang sudah masuk wilayah buru-buru," lanjutnya. 

Sebab, jika seseorang sudah terburu-buru untuk menikah, dikhawatirkan ia memilih orang yang tidak tepat. 

Dalam urusan pernikahan, terutama dalam memilih pasangan, harus dipertimbangkan dengan matang. 

"Makanya naudzubillah, awalnya risih, akhirnya Anda nikah ngasal aja. Nggak begitu," ujar Buya Yahya. 

"Harus matang dalam memilih, tidak boleh hanya karena dikejar-kejar sama orang, lalu Anda menikah dengan terburu-buru, itu nggak dibenarkan," sambungnya. 

Buya Yahya juga memberikan nasihat untuk tidak menjadikan pertanyaan-pertanyaan tersebut sebagai beban, karena yang orang ucapkan sebetulnya hanyalan himbauan. 

"Tidak perlu merasa tertekan, itu hanya himbauan saja," ujarnya. 

Sementara itu, Buya Yahya juga menghimbau agar tidak terlalu banyak memberikan syarat untuk calon pasangan. 

Hal yang harus dilihat pertama adalah yang baik agamanya. 

"Memang jangan terlalu banyak ngasih syarat. Cari yang baik bener sesuai agama, nomor satu," kata Buya Yahya. 

Selain itu, Buya Yahya menghimbau agar jangan khawatir apabila belum mendapatkan jodoh. Belum bertemu jodoh bukan berarti akhlak buruk atau paras yang jelek. 

Sebab banyak orang dengan wajah biasa saja namun dimudahkan urusan pernikahannya. Ada pula yang akhlaknya buruk tapi juga mudah menikah. 

"Dan jangan khawatir,  Anda harus pastikan batin Anda yakin. Kalau orang belum mendapatkan jodoh, bukan semerta-merta karena jeleknya akhlak, bukan semerta-merta karena jeleknya wajah," ucap Buya Yahya. 

"Banyak orang wajah pas-pasan tapi dimudahkan nikahnya. Yang akhlaknya jelek juga ada yang gampang nikah," sambungnya. 

Buya Yahya mengatakan, persoalan jodoh sudah ada jatah waktunya masing-masing. Jadi, tidak perlu terlalu dikhawatirkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu hanyalah waktu yang belum diberikan kepada Anda. Semua ada jatahnya masing-masing," pungkasnya. 

(Gwn) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT