News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sengaja Memejamkan Mata saat Shalat Agar Lebih Khusyuk, Emang Boleh? Ternyata Begini Kata Buya Yahya, Hukumnya...

Sengaja memejamkan mata saat shalat agar khusyuk, emangnya boleh? Simak penjelasan Buya Yahya tentang hukum shalat dengan memejamkan mata atau menutup mata. 
Sabtu, 30 Maret 2024 - 15:56 WIB
Buya Yahya menjelaskan hukum shalat memejamkan mata
Sumber :
  • Kolase foto pexels dan YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Ketika shalat, kita diperintahkan untuk khusyuk atau berusaha mengerahkan segenap pikiran dan hati hanya kepada Allah SWT.

Khusyuk juga menjadi bukti keikhlasan seorang muslim ketika menjalankan suatu ibadah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, untuk mencapai khusyuk terkadang sangat sulit karena banyak hambatan atau gangguan dari sekitar maupun dari diri sendiri.


Buya Yahya menjelaskan hukum shalat dengan menutup mata. Sumber: YouTube Al-Bahjah TV

Munculnya pikiran-pikiran yang lewat ketika sedang shalat menjadi salah satu hambatan mencapai khusyuk.

Oleh karena itu, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mencapai khusyuknya.

Terkadang, ada orang yang sengaja memejamkan mata atau menutup mata ketika shalat dengan tujuan agar lebih khusyuk.

Memangnya boleh shalat dengan memejamkan mata agar lebih khusyuk? Simak penjelasannya dari Buya Yahya berikut ini.

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Buya Yahya menjelaskan makna khusyuk yang sesungguhnya.

Menurut Buya Yahya, khusyuk berarti hati dan pikiran mengikuti bacaan di dalam shalat, memahami isi dan maknanya hingga selesai.

Adapun soal hukum shalat dengan memejamkan mata, para ulama mengatakan itu makruh, kecuali ada sesuatu yang lebih penting.

"Apa itu khusyuk? Khusyuk tidak ada urusannya dengan mata. Adapun soal memejamkan mata, ulama mengatakan makruh, kecuali ada hajat, sesuatu yang lebih penting lagi," ujar Buya Yahya, dikutip dari tayangan YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya mengatakan, dalam shalat disunnahkan untuk melihat ke arah tempat sujud, kecuali berada di depan ka'bah maka sunnah melihat ka'bah.

"Maka dalam shalat, selagi tidak di depan ka'bah kita disunnahkan untuk melihat ke tempat sujud. Makanya tempat sujudnya jangan macam-macam gambarnya. Kalau di depan ka'bah, melihat ka'bah itu sunnah," kata Buya Yahya.

Buya Yahya kembali menjelaskan untuk jangan salah memahami soal khusyuk. Karena khusyuk yang sebenarnya adalah hati dan pikiran mengikuti bacaan di dalam shalat dan hal itu tidak ada hubungannya dengan memejamkan mata maupun membuka mata.

"Jangan salah memahami khusyuk. Khusyuk bukan berarti tenang, khusyuk di dalam shalat itu hati dan pikiranmu mengikuti bacaan di dalam shalat. Nggak ada hubungannya dengan memejamkan mata maupun membuka mata," ungkap Buya Yahya.

"Merenungi bacaan-bacaan kita di dalam shalat itu khusyuk," sambungnya.

Namun, jika berada pada kondisi-kondisi tertentu, misal laki-laki shalat di tempat ramai dan banyak perempuan yang berlalu lalang, boleh untuk memejamkan mata untuk menjaga pandangan.

"Tapi mungkin shalat di tempat ramai di mana banyak orang lalu lalang wanita, pejam mata boleh agar terjaga," kata Buya Yahya.

Buya Yahya kembali menegaskan bahwa menutup mata dalam shalat tidak diharamkan, namun makruh atau tidak dianjurkan.

"Memang tidak diharamkan memejamkan mata, tapi dikatakan makruh. Khusyuk itu memahami apa yang anda baca, maka membiasakan kita untuk mengikuti bacaan itu penting. Memahami maknanya, mentaddaburi maknanya sampai selesai, itu khusyuk," ujar Buya Yahya.

Khusyuk berasal dari dalam hati dan pikiran setiap orang. Maka, ketika hati dan pikiran memahami makna dari firmsn Allah yang dibacakan dalam shalat, itu bisa dikatakan sebagai khuysuk.

"Jadi khuyuk itu adanya dalam hati dan pikir kita, sehingga kalau dalam shalat kita bawa akal pikiran kita memahami dan mentaddaburi firman Allah yang kita baca atau doa-doa yang kita baca, nggak akan kemana-mana pikiran, itulah fokus yang sesungguhnya, fokus pada bacaan," kata Buya Yahya.

Memang dalam shalat dianjurkan untuk membuka mata, namun jika khusyuk seseorang hanya bisa didapatkan dari memejamkan mata, maka diperbolehkan untuk memejamkan mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau ternyata khusyuk Anda harus didapat dengan memejam mata, maka pejamlah mata Anda, jika memang betul Anda mendapatkan khusyuk," ujar Buya Yahya.

(Gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT