News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Benci Islam Sampai Buat Kekerasan di Masjid, Kini Rapper Amerika Ini Malah Jadi Mualaf dan Jadi Muslim Taat

Rapper Amerika Serikat bernama Mutah Beale menceritakan kisahnya saat menjadi mualaf, padahal dulunya sempat benci Islam dan ingin lakukan kekerasan di masjid.
Senin, 25 Maret 2024 - 16:28 WIB
Mutah Beale rapper Amerika mualaf
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang rapper asal Amerika bernama Mutah Beale menceritakan kisahnya yang sempat benci Islam hingga ingin lakukan kekerasan di masjid. Namun, ia justru mendapat hidayah dan menjadi mualaf.

Menjadi mualaf adalah keputusan yang sangat besar bagi banyak orang. Termasuk juga rapper Amerika yang bernama Mutah Beale ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada orang yang sebelumnya sangat membenci Islam namun tiba-tiba atas kehendak Allah SWT justru mendapatkan hidayah dan menjadi mualaf, seperti Mutah Beale.

Mutah Beale dan keluarga
(Mutah Beale dan keluarga. Sumber: Instagram)

Kisahnya mualaf Mutah Beale begitu mendalam dan membuat dirinya yang tadi benci Islam menjadi seorang mualaf yang taat.

Dikutip dari YouTube OsmanLion, begini kisah Mutah Beale rapper Amerika yang awalnya benci Islam dan berencana membuat kekerasan di masjid, malah memutuskan jadi mualaf.

Mutah Beale membenci Islam karena kedua orang tuanya dibunuh di hadapan matanya sendiri. Para pembunuh itu mengaku sebagai orang muslim.

Sepanjang hidupnya, Mutah selalu memiliki pandangan negatif terhadap agama Islam dan sangat membencinya.

Padahal, pada waktu itu kedua orang tua rapper tersebut juga beragama Islam. Akhirnya, ia pun pindah dirawat oleh neneknya yang beragama Kristen.

Setelah itu, ia menjalani ritual dalam Agama Kristen dan rajin pergi ke gereja bersama sang nenek.

Tiba-tiba Diminta Pergi ke Masjid

Meskipun Mutah membenci Islam, namun ia banyak berinteraksi dengan seniman muslim, salah satunya bernama Macau Camille.

Nama Mutah seperti berasal dari Bahasa Arab, hal ini pun yang membuat Macau bertanya apakah dirinya muslim. 

Saat itu, Mutah dalam keadaan mabuk sehingga ia mengiyakan pertanyaan dari temannya tersebut. 

Suatu hari, Macau tiba-tiba memintanya untuk datang ke masjid. Dengan demikian, Mutah tidak perlu membayar proyek yang ia lakukan bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Mutah kesal dan justru mempersiapkan senjata saat akan pergi ke masjid tersebut. Tak disangka, kepergiannya ke tempat ibadah itu justru mengubah hidupnya.

Ia mengatakan, di masjid dirinya melihat banyak hal yang luar biasa, salah satunya persaudaraan antarumat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT