News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Alasan Nabi Sebut Puasa Lebih Berat dari Perang Badar

Perang Badar dikisahkan merupakan pertempuran paling dahsyat dan berat yang pernah dijalani umat Islam bersama Nabi Muhammad saw.
Rabu, 13 Maret 2024 - 13:46 WIB
Muslim memperbanyak amalan dan ibadah pada bulan suci Ramadhan
Sumber :
  • ANTARA

Bondowoso, tvOnenews.com- Perang Badar dikisahkan merupakan pertempuran paling dahsyat dan berat yang pernah dijalani umat Islam bersama Nabi Muhammad saw.

Hanya, para sahabat dibuat tercengang oleh pernyataan Rasulullah bahwa akan ada perang lebih berat yang akan dihadapi oleh umat Muhammad.

Ketika para sahabat bertanya, perang apa itu ya Rasulullah, Nabi terakhir itu menjawab, pertempuran paling berat itu adalah melawan hawa nafsu (diri sendiri).

Sesungguhnya perang melawan hawa nafsu itu tidak mengenal ruang dan waktu. Perang itu "harus" dijalani oleh umat Muhammad setiap saat dan di mana pun berada.

Ramadhan adalah bulan istimewa, di mana umat Islam dididik untuk menjadi insan yang tangguh menghadapi perang di luar atau supra-Badar.

Pada bulan suci ini kita dilatih selalu mampu melampaui hawa nafsu, lewat pengendalian nafsu makan dan minum, dengan mengatur pola pemenuhan isi perut.

Kalau di luar puasa, kita boleh makan atau minum setiap saat, maka saat puasa kita dilatih berjeda, yakni sekitar 14 jam di siang hari untuk tidak mengonsumsi apa pun, yakni dari subuh hingga sebelum waktu magrib tiba.

Meskipun yang dikendalikan adalah aspek tubuh, puasa itu ditujukan untuk memberi dampak pada peningkatan kualitas jiwa bagi yang menjalankannya.

Dampak yang biasanya mudah terlihat dari seseorang yang menjalankan puasa adalah mampu memasuki kondisi jiwa yang lebih sabar dibandingkan dengan saat tidak berpuasa.

Hakikat berpuasa adalah ibadah yang melatih pelakunya untuk mampu menahan diri dari melakukan sesuatu yang secara mudah bisa bisa dilakukan.

Hal yang harus ditahan untuk tidak dilakukan adalah makan, minum, melakukan hubungan badan pada siang hari, dan lainnya. Pada aspek di luar ketubuhan, yang sebaiknya, bahkan harus dihindari, adalah tidak mudah marah atau menjaga tindakan yang dapat melukai perasaan orang lain.

Pada saat berpuasa kita digiring secara berjamaah dalam waktu bersamaan untuk menampilkan sifat-sifat dan perilaku terbaik kepada manusia lainnya, bahkan untuk seluruh alam.

Karena itu, Nabi Muhammad mengingatkan orang berpuasa untuk tidak hanya menahan haus dan lapar. Dalam sebuah riwayat hadist disebutkan oleh Nabi Muhammad bahwa "Betapa banyak orang yang berpuasa, namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya, kecuali hanya rasa lapar dan dahaga".

Peringatan dari Nabi Muhammad itu disampaikan agar orang berpuasa betul-betul melatih jiwa, kemudian perilakunya, untuk memeragakan yang terbaik sebagai umat akhir zaman.

Allah sendiri menempatkan puasa sebagai ibadah istimewa dibandingkan dengan ibadah-ibadah lainnya.

Dalam hadits qudsi (firman Allah yang disampaikan lewat sabda Nabi) ditegaskan bahwa setiap amalan anak Adam adalah milik umat itu sendiri, kecuali puasa. Puasa adalah milik-Ku (Allah) dan Aku sendiri yang akan memberikan balasannya." (HR Bukhari dan Muslim).

Lewat latihan puasa, Allah mendidik manusia untuk menjadi umat yang lebih berkualitas, yakni umat yang tidak dengan mudah melayani keinginan nafsu (ego) yang menjadi penyebab kerusakan di Bumi.

Karena itu tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Ramadhan adalah bulan pendidikan yang proses perjuangannya melampaui beratnya perang Badar pada masa Rasulullah.

Sebagai latihan perang, tentu ada saat si terlatih itu harus mempraktikkan apa yang telah dilatihkan itu, tidak hanya pada bulan Ramadhan. Justru latihan selama bulan puasa itu harus dibawa terus untuk menjalani kehidupan sebagai umat terbaik dalam mengelola kehidupan di Bumi atau Khalifah fil ardh.

Lewat puasa, kesadaran bahwa Allah selalu bersama kita di mana pun dan kapan pun terus menyala. Pada saat bersamaan, kesadaran bahwa kita tidak boleh berbuat menyimpang dari tuntunan Allah dengan sangat mudah selalu terjaga.

Jika ada kesempatan kita untuk mencuri atau dalam konteks kekinian untuk korupsi, kita segera sadar bahwa kita sedang berpuasa.

Jika ada kesempatan kita untuk bergunjing tentang orang lain, karena saat itu sedang berpuasa, maka kita cepat sadar bahwa itu perilaku tidak baik.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Bahkan untuk berkata yang tidak bermanfaat saja, dengan sangat mudah kita segera sadar bahwa itu tidak pantas dilakukan oleh orang yang sedang berpuasa.

Begitulah, dengan waktu selama satu bulan atau kurang lebih 30 hari berlatih untuk menjadi umat terbaik, diharapkan kondisi itu dapat dengan mudah dibawa ke hari-hari atau bulan-bulan berikutnya, setelah Ramadhan.

Tidak cukup dengan hanya berpuasa pada bulan Ramadhan, umat Islam juga diberi kesempatan oleh Allah untuk terus mengasah kebiasaan baik lewat pilihan-pilihan puasa sunah, seperti Senin-Kamis atau puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak puasa) dan ada puasa tiga hari setiap pertengahan bulan.

Kalau dulu ada kalimat bijak berbunyi, "Hormatilah orang berpuasa", kemudian dikiritisi dengan seharusnya jargon itu dibalik, "orang berpuasa harus menghormati yang tidak berpuasa". Hal itu menunjukkan bahwa pemahaman hakiki terhadap puasa makin meningkat.

Hakikat puasa, jika dibawa ke mana-mana di luar Ramadhan, akan membawa dampak luar biasa, baik secara religius maupun secara sosial dan politik.

Puasa adalah langkah preventif yang disediakan oleh agama untuk mendidik umatnya selalu menampilkan perilaku terpuji di mana pun berada, baik sebagai guru, mahasiswa, pejabat publik dan lainnya.

Selamat menjalani puasa, selamat berlatih perang terberat dalam kehidupan.(ant/bwo)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT