News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MUI Jayapura Harap Pemda Tegakkan Perda Minuman Beralkohol

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jayapura, Papua, mengharapkan pemerintah daerah (Pemda) setempat mengintensifkan dan menegakkan peraturan daerah (perda) minuman beralkohol.
Selasa, 6 Februari 2024 - 13:19 WIB
Ketua MUI Kabupaten Jayapura Mustofa
Sumber :
  • ANTARA

Sentani, tvOnenews.com- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jayapura, Papua, mengharapkan pemerintah daerah (Pemda) setempat mengintensifkan dan menegakkan peraturan daerah (perda) minuman beralkohol.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura telah memiliki perda minuman beralkohol Nomor 9 tahun 2024 dan Peraturan Bupati Nomor 27 tahun 2016 tentang petunjuk teknis penutupan perdagangan atau penjualan minuman beralkohol, namun penjualan masih berlangsung di daerah setempat dan menjadi sumber utama gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ketua MUI Kabupaten Jayapura Mustofa di Sentani, Selasa, mengatakan keutuhan yang selalu terganggu di daerah ini pemicunya adalah minuman beralkohol atau minuman keras (miras).

“Saya mau katakan penyebab utama gangguan kamtibmas di Kabupaten Jayapura ialah miras dan narkotika,” katanya.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Menurut Mustofa, kerukunan dan perdamaian yang telah lama dibangun bisa hilang dalam sekejap karena ulah oknum masyarakat yang mengkonsumsi miras sehingga mengganggu kamtibmas di Kabupaten Jayapura.

“Oknum yang melakukan tidak kriminal sengaja maupun tidak sengaja rata-rata dipengaruhi miras dan ini banyak kasus yang terjadi di Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Dia menjelaskan kondisi yang terjadi ini harus benar-benar disikapi secara serius oleh Pemkab Jayapura, kepolisian dan Kejaksaan Negeri Jayapura.

“Kami sebagai tokoh agama, saya pikir bukan Muslim saja tetapi Kristen, Katolik, dan agama lainnya, pun punya pandangan yang sama mengenai bahayanya mengkonsumsi miras,” katanya.

Dia menambahkan untuk aparat keamanan TNI-Polri untuk jangan takut dan gentar menindaklanjuti dan memberikan sanksi tegas kepada penjual miras maupun pengedar narkotika di Kabupaten Jayapura.

“Supaya kita sama-sama dapat menyelamatkan generasi muda Papua dalam miras dan narkotika sehingga mereka memiliki masa depan yang cerah di hari esok,” ujarnya.

Pernyataan penegakan perda minuman beralkohol di Kabupaten Jayapura, menurutnya,  karena pertikaian di Kampung Karya Bumi Besum, Namblong, dan pertikaian dua kampung di Distrik Demta terjadi karena oknum yang memulai masalah dipengaruhi miras.(ant/bwo)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT