News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tunda Pernikahan Jika Lingkar Lengan Calon Pengantin Perempuan Masih di Bawah 23 Centimeter, Ternyata Ini Bahayanya

Besarnya lingkar lengan seorang perempuan ternyata bisa untuk menilai tepat tidaknya ia melangsungkan pernikahan. Pasalnya, lingkar lengan di bawah 23 centimeter bisa berdampak pada kelahiran bayi stunting.
Minggu, 4 Februari 2024 - 17:12 WIB
Antisipasi lahirnya bayi stunting, tunda pernikahan jika lingkar lengan atas calon pengantin perempuan di bawah 23 cm
Sumber :
  • ANTARA

 

Kota Bengkulu, tvOnenews.com-Besarnya lingkar lengan seorang perempuan ternyata bisa untuk menilai tepat tidaknya ia melangsungkan pernikahan. Pasalnya, lingkar lengan di bawah 23 centimeter bisa berdampak pada kelahiran bayi stunting. Mengantisipasi naiknya angka stunting, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu mengimbau agar menunda pernikahan jika lingkar lengan atas calon pengantin perempuan di bawah 23 cm..
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sudah jalin kerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) bahwa calon pengantin yang ingin melangsungkan pernikahan tidak boleh lingkar lengan atasnya kurang dari 23 cm, semakin besar lengannya semakin bagus. Kalau lengannya kecil, berarti masa tubuhnya itu kurang. Jadi kalau lingkar lengan atasnya belum mencukupi, pernikahannya sebaiknya ditunda dulu sembari program penggemukan dan mencukupi gizi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani saat dikonfirmasi di Bengkulu, Minggu.

 Kemudian, lanjut dia, untuk calon pengantin akan dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah, sebab mereka harus dipastikan dalam keadaan sehat sebelum pernikahan.

 Pihaknya juga akan melakukan pemantauan kesehatan minimal enam kali terhadap ibu hamil dengan pemeriksaan dokter menggunakan ultrasonografi medis (USG).

tvonenews

 

 

”Kemudian setelah melahirkan bayinya sampai dua tahun juga harus pantau terus perkembangannya. Kalau memang semuanya sudah dijalankan, mudahan-mudahan di Kota Bengkulu ini bisa nol stunting," ujarnya. 

 

Selain itu, menurut Joni, beberapa faktor yang menyebabkan bayi stunting yaitu jarak kehamilan yang terlalu dekat, jumlah melahirkan terlalu banyak, usia ibu saat hamil terlalu tua, usia ibu saat hamil terlalu muda tepatnya di bawah 20 tahun, dan masih banyak lagi.

 

Oleh karena itu pihaknya terus melakukan edukasi kepada anak remaja di sekolah agar melakukan pemeriksaan hemoglobin (HB) dan jika rendah,maka Dinkes Kota Bengkulu akan memberikan tablet tambah darah.

 

Meskipun demikian Selama 2024, kata dia, belum ada calon pengantin yang ditunda pernikahannya karena hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap belum ditemukan calon pengantin dengan lingkar lengan atas di bawah 23 cm.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Kami menyarankan kepada pasangan yang akan menikah dan yang sedang hamil harus banyak konsumsi makanan bergizi dan berprotein tinggi. Terutama yang hamil agar makannya harus lebih banyak dari biasanya agar ketika bayinya lahir nanti sehat dan perkembangannya juga baik," sebutnya.(ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT