News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Rutinkan Kebiasaan ini Sebelum Minum Air, Syekh Ali Jaber Bilang Ajarkan Juga Pada Anak-anak, Manfaatnya…

Air sangat dibutuhkan bagi tubuh agar dapat terhidrasi, sebelum minum terdapat kebiasaan yang dianjurkan agar menjadi berkah dan memunculkan nilai ketakwaan
Sabtu, 20 Januari 2024 - 16:27 WIB
Syekh Ali Jaber Sarankan Lakukan Kebiasaan ini Setiap Minum Air
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Air sangat dibutuhkan bagi tubuh kita agar dapat terhidrasi, dengan begitu air dapat menjaga kadar cairan dalam tubuh agar tidak mengalami gangguan.

Namun sebelum minum air, terdapat kebiasaan yang dianjurkan agar menjadi berkah dan memunculkan nilai ketakwaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebiasaan mulia ini dapat diajarkan kepada anak-anak sehingga keluarga Anda dapat meraih keutamaannya.

Bahkan, kemuliaan dapat dimulai dari hal kecil seperti minum air sudah bisa menghadirkan nilai-nilai ketakwaan kepada Allah SWT.

Oleh sebab itu, sangat disayangkan bila kebiasaan kecil ini dapat terlewatkan setiap hendak minum air.

Seorang pendakwah, Almarhum Syekh Ali Jaber sudah menerapkan kebiasaan ini dan menganjurkan bagi Anda untuk melakukannya sebelum minum air putih.

Seperti apa kebiasaan sebelum minum air yang dianjurkan oleh Syekh Ali Jaber? Simak informasinya berikut ini.


Syekh Ali Jaber. (Ist)

Dilansir dari tayangan pada kanal YouTube Syekh Ali Jaber, Syekh Ali Jaber mengajak untuk melakukan kebiasaan mulia sebelum minum air putih.

Dalam salah satu kajiannya, Syekh Ali Jaber menerangkan kebiasaan yang dapat diamalkan yaitu membaca Al Fatihah yang ditiupkan ke dalam botol atau gelas berisi air yang akan diminum.

"Setiap mau minum air dalam botol atau gelas, kita baca Al Fatihah, tiup di dalam air kemudian minum," ungkap Syekh Ali Jaber pada tayangan YouTube Syekh Ali Jaber.

Khasiat yang dapat dirasakan menurut Syekh Ali Jaber, minuman tersebut akan menjadi obat untuk menyembuhkan segala penyakit atas izin Allah SWT.

"Itu menjadi obat," kata Syekh Ali Jaber.

Bahkan Syekh Ali Jaber menganjurkan untuk membiasakan kebiasaan ini kepada anak-anak.

"Biasakan anak-anak kita minum air yang sudah dibacakan di dalamnya surat Al Fatihah," saran Syekh Ali Jaber.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syekh Ali Jaber menyebutkan bahwa kebiasan minum air yang sudah dibacakan Al Fatihah ini tidak harus menunggu datangnya kiai, ustaz ataupun habib.

"Jangan menunggu kiai, ustaz, habib datang untuk membacakan Al Fatihah dalam air, kita sendiri belajar," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT