News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Uang Kotak Amal Masjid Besar Tidak Dipakai Tapi Disimpan dan Ditimbun, Ustaz Adi Hidayat Bilang Kalau...

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa tidak boleh menimbun hasil uang kotak amal masjid. Sebaiknya dikeluarkan terutama pada saat Ramadhan untuk keperluan umat.
Kamis, 28 September 2023 - 20:07 WIB
Uang Kotak Amal Masjid Besar Tidak Dipakai Tapi Disimpan dan Ditimbun, Ustaz Adi Hidayat Bilang Kalau...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Dalam salah satu ceramahnya, menjelaskan terkait kotak infaq atau kotak amal masjid yang kerap menjadi sumber dana hasil infaq atau sedekah dari para jamaah.

Menurut Ustaz Adi Hidayat bahwa hasil infaq di kotak infaq atau kotak amal masjid tidak disimpan, apalagi ditimbun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kotak infaq atau kotak amal merupakan sarana yang disiapkan oleh dewan kemakmuran masjid atau DKM sebagai tempat menampung infaq atau sedekah dari para jamaah.

Uang Kotak Amal Masjid Tidak Dipakai, Ustaz Adi Hidayat Bilang Untuk Apa?

Ilustrasi Uang kotak amal masjid. Source: istockphoto

"Kotak infaq itu Allah yang atur itu berapa jumlahnya. Karena tahu kegiatan di masjid itu berapa," ujar Ustaz Adi Hidayat, dilansir dari Audio dakwah, Kamis (28/09/23).

Jadi kotak amal itu bukan untuk dikoleksi oleh pengurus masjid, hal ini yang selalu disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat kepada para DKM.

"Itu uang bukan uang antum. Saya kasihan kadang-kadang kalo liat DKM ngumpulin duit. Dipake gak bisa, kumpul-kumpul cuma di hitung-itung aja," terang Ustaz Adi Hidayat.

Selain itu jumlah uang yang berasal dari kotak amal juga akan diumumkan setiap hari Jumat pada saat menjelang salat Jumat, namun tidak dipakai untuk suatu keperluan.

"Itung-itung, diumumkan tiap Jumat, dipake engga. Buat apa, jadi beban, berat di hari kiamat. Berat," terang Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menyarankan hasil uang kotak amal masjid ini untuk dikeluarkan, terutama pada saat bulan Ramadhan yang biasanya meningkat pesat.

Hal ini karena kebutuhan orang beramal dan berinfaq untuk mendampingi kebutuhan zakat fitrah.

"Jadi begitu dibagikan sembakonya, amplopnya nempel kesitu. Tuliskan disitu, untuk pakaian. Tuliskan disitu, untuk mudik. Tuliskan disitu untuk amal baik. Berikan, itulah poinnya," tutur Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat bahkan menegaskan bahwa hal yang paling jahat adalah menyimpan, menumpuk kemudian menimbun zakat fitri, dibagikan habis lebaran. 

"Zakat fitri dibagikan habis lebaran, jahat itu, gak boleh itu. Tidak dibenarkan, dosa itu," tegas Ustaz Adi Hidayat.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT