News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LGBT Kembali Bikin Heboh, Bagaimana Sih Harusnya Sikap Kita Terhadap Perilaku Menyimpang itu? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Hal ini, Katanya...

Heboh pilihan non biner di form penerimaan mahasiswa baru ITB. Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap para pelaku LGBT.
Rabu, 23 Agustus 2023 - 10:47 WIB
Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Begini Kalau Mau Menghormati Pelaku LGBT
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official

Saran Ustaz Adi Hidayat, sebaiknya pelaku LGBT terus menerus diberikan pencerahan agar lekas kembali ke fitrah.


Ilustrasi Penolakan LGBT (ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Melakukan terapi membantu memberikan pencerahan-pencerahan sehingga mereka kembali kepada fitrah yang benar,”

“Bukan memberikan ruang untuk sebagai pembenaran atau bahkan ruang-ruang untuk tampil,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Sehingga dengan itu merasa bahwa apa yang telah menimpa dan dialami itu sebagai fitrah dalam berkehidupan.

Dengan begitu, Ustaz Adi Hidayat berharap pelaku LGBT dapat kembali berjalan bersama pada nilai-nilai yang baik.

“Laki-laki dan perempuan itu yang diantaranya menghadirkan keturunan-keturunan yang mampu memakmurkan kehidupan di muka bumi dan itu pun diatur dengan cara yang benar, cara yang legal,” ujar Ustaz Adi Hidayat. 

Ustaz Adi Hidayat LGBT kemudian menegaskan bahwa itu bukanlah fitrah.

“LGBT itu bukan fitrah yang melekat pada manusia, LGBT adalah dampak dari pengaruh-pengaruh lingkungan, pengaruh sikap sifat,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

“Dalam interaksi yang menjadikan beberapa kalangan manusia merasa seakan-akan bergeser dari keadaan mulia dia diciptakan,” lanjut Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat maka mengingatkan jika dibiarkan akan menghambat kemajuan generasi.

“Karena justru mempertahankan keadaan ini akan menghambat kemajuan-kemajuan generasi-generasi yang diharapkan,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Bahkan kata Ustaz Adi Hidayat, penyimpangan tersebut bahkan berpengaruh kepada aktivitas-aktivitas yang telah dibangun berdasarkan fitrah dalam berkehidupan.

Dengan mengembalikan para pelaku LGBT maka diharapkan nantinya akan menghadirkan berkualitas dan baik serta sesuai dengan misi dan visi yang diharapkan.

“Generasi-generasi penerus yang diharapkan bisa makmur kan risalah suci yang telah Allah tetapkan kepada setiap manusia.” harap Ustaz Adi Hidayat.

Ingatlah! Azab Allah Terhadap Kaum Sodom, Pelaku LGBT


Ilustrasi Azab (Ist)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

LGBT sudah ada sejak zaman Nabi Luth. Kisah Nabi Luth memang terkenal dengan kaumnya yang bernama sodom.

Kawasan Sodom dan Gomorrah pada saat itu memang dijangkiti perbuatan melanggar syariat dan melanggar kodrat seperti homoseksualitas serta kejahatan-kejahatan serius lainnya seperti pemerkosaan, perampokan, dan pembunuhan. Semua perbuatan keji tersebut dilakukan secara terang-terangan dan tanpa rasa malu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT