News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Adi Hidayat Sebut Sosok Ini Pemilik Rumah Proklamasi Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Ternyata...

Ustaz Adi Hidayat sebut sosok ini merupakan pemilik rumah Proklamasi Indonesia yang ada di Jlaan Pegangsaan Timur nomor 56, siapakah sosok yang punya peran ini?
Kamis, 17 Agustus 2023 - 09:58 WIB
Ustaz Adi Hidayat sebut sosok pemilik rumah Proklamasi
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 merupakan momen penting dalam tonggak sejarah berdirinya NKRI.

Segenap masyarakat kala itu antusias untuk menyaksikan peristiwa bersejarah pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56.

Rumah Proklamasi ini sontak menjadi tempat bersejarah yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Kajian Islam Podcast, berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang sosok pemilik rumah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan betapa momen Proklamasi menjadi sangat penting dalam sejarah berdirinya negara Indonesia.

"Tepat tanggal 17 Agustus, di hari Jumat itu, tahun 1945 jam 10 pagi di Jalan Pegangsaan Timur," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat berpesan untuk tidak melupakan nomor rumah Proklamasi karena memiliki peran penting sebagai sebuah penanda lokasi.

"Jangan lupakan nomor 56, nomor itu penting karena menunjukkan suatu tempat tertentu," jelas Ustaz Adi Hidayat.

"Kalau cuman jalannya saja, maaf ya, berarti Proklamasi berlangsung di jalan, enggak ada nomornya, nomor itu menunjukkan kedudukan tempat," lanjutnya.

Kemudian Ustaz Adi Hidayat berkata bahwa tidak semua orang tahu siapa pemilik rumah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 itu.

"Pertanyaan saya, kenapa tidak pernah dijelaskan dalam buku sejarah siapa yang punya rumah tempat yang nomor 56 itu," kata Ustaz Adi Hidayat soal Rumah Proklamasi.

"Jalan Pegangsaan Timur nomor 56, rumah siapa nomor 56 itu," sambungnya.

Ustaz Adi Hidayat mengungkap fakta bahwa rumah Proklamasi itu ternyata merupakan milik seorang pengusaha muslim.

"Ternyata itu rumah seorang pengusaha Muslim keturunan Yaman yang sangat cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

"Beliau mewakafkan rumahnya untuk kemerdekaan bangsa Indonesia, namanya Syekh Faradj bin Martak," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Ustaz Adi Hidayat, menyebutkan bahwa Soekarno sempat diberikan Madu Arab oleh Syekh Fardj bin Martak karena kala itu sedang tidak enak badan menjelang detik-detik Proklamasi.

Tak hanya sebagai tempat Proklamasi, rumah Syekh Fardj bin Martak juga dijadikan tempat untuk menjahit Bendera Merah Putih yang dilakukan oleh Fatmawati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT