Muslim Wajib Kaya, Simak Penjelasan Aa Gym Berikut Ini
- kolase tvOnenews/ANTARA/Tangkapan Layar YouTube Aa Gym
Ayat ini memperlihatkan perintah Allah untuk berkeliling di seluruh negeri dan menikmati anugerah rezeki yang disediakan oleh-Nya.
Tanpa adanya ikhtiar seperti berniaga, perintah ini mustahil dijalankan.
Begitu juga jika tidak berkemampuan dalam hal ilmu, kesehatan, dan kekayaan, bepergian akan sulit dilakukan.
Berikut dalil yang mengatakan bahwa orang-orang yang berjalan di muka bumi artinya sedang mencari karunia Allah SWT.
Allah Swt berfirman:
“... dan orang - orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah.” (QS Al-Muzzammil: 20)
Dari ayat tersebut, Allah SWT memuji orang-orang yang berjalan di seluruh penjuru bumi untuk mencari rezeki dan karunia-Nya.
Hal ini menunjukkan legalitas mencari kekayaan sebagai syariat sebab Allah tidak mensyariatkan kecuali perkara- perkara yang halal.
![]()
Ilustrasi Kaligrafi Allah (kolase tvOnenews)
Anugerah Allah SWT yang Tak Terhingga
Dalam ayat di bawah ini, dijelaskan bahwa Allah menundukkan segala yang ada di bumi untuk dimanfaatkan.
Allah Swt berfirman:
“Dan Dia-lah yang menundukkan lautan (untukmu) agar kamu dapat memakan darinya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.” (QS an-Nahl: 14)
Pada ayat ini ditunjukkan bagaimana Allah SWT telah menganugerahkan kemudahan dan kekayaan bagi manusia dengan ditundukkannya lautan.
Lalu, bahtera pun dapat berlayar untuk menangkap ikan, mengeksplorasi bahan perhiasan, seperti emas, perak, dan mutiara, serta menjadi alat transportasi untuk kepentingan angkutan manusia maupun barang dagangan.
Dalam ayat lain juga dijelaskan bahwa bumi dihamparkan agar manusia mengambil manfaat daripadanya.
Allah Swt berfirman:
“Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan - keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya.” (QS al-Hijr: 19-20)
Ayat ini menjelaskan diperbolehkannya manusia untuk memanfaatkan hasil bumi, baik pertanian, pertambangan, bahkan hewan dan tumbuhan untuk kebutuhan manusia.
Load more