News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seberapa Kadar Emas yang Dilarang Dipakai oleh Laki-laki? Buya Yahya Beri Penjelasannya seperti Ini …

Dalam sebuah kesempatan ceramahnya, Buya Yahya mendapat pertanyaan soal penggunaan emas. Apakah benar dibolehkan dalam kadar tertentu? Pertanyaan selanjutnya,
Jumat, 4 Agustus 2023 - 11:29 WIB
Seberapa Kadar Emas yang Dilarang Dipakai oleh Laki-laki? Buya Yahya Beri Penjelasannya seperti Ini …
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Dalam sebuah kesempatan ceramahnya, Buya Yahya mendapat pertanyaan soal penggunaan emas. Apakah benar dibolehkan dalam kadar tertentu?

Pertanyaan selanjutnya, apabila laki-laki haram menggunakan emas yang menempel di kulit maka bagaimana jika memakai ikat pinggang yang berkepala emas? Begini penjelasan Buya Yahya:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anda laki-laki (tampillah) dengan gaya keperkasaan bukan yang lain. Mangkannya sutra tidak boleh kecuali untuk perang,” katanya dilansir dari kanal Youtube resminya, Jumat (4/8/2023).

“Begitu pula dengan emas. Disepakati para ulama nggak ada khilaf dalam hal ini bagi kaum pria yang sudah baligh haram menggunakan emas,” tambah Buya Yahya.

Adapun kadarnya seberapapun itu jika seandainya dipanaskan dan bisa terpisah itu haram, Buya Yahya menegaskan berapa persen pun kadar emasnya. 

“Jadi emas haram ya. Maka jangan pakai emas, pakai yang lain, sunnahnya adalah perak kalau Anda ingin pakai cincin. Sunnahnya perak, selain perak boleh, tapi emas haram,” terang Buya Yahya.

Selain itu juga dianjurkan bagi pria yang ingin memakai cincin menggunakan mata. Bagi kaum pria dipakai di jari kelingking atau jari manis. 

“Kalau Nabi mata cincinnya di arahkan ke telapak tangan. Dihadapkan ke atas juga boleh,” terang Buya Yahya.

“Jangan di jari tengah dan selainnya. Jari tengah makruh kata Imam Ali. Nabi melarang saya pakai cincin di jari telunjuk dan yang mengiringinya,” imbuhnya. 

Tangan kiri maupun tangan kanan sama-sama bolehnya. Adapun bagi wanita lima jari boleh. Memakai emas pun boleh. 

“Untuk laki-laki nggak usah pakai emas-emasan. Berikan emasmu untuk siapa untuk istrimu, adikmu, atau Ibumu,” tutur Buya Yahya.

Kemudian juga penggunaan emas pada ikat pinggang dan sebagainya tidak diperkenankan nanti melebar ke kacamata emas, jam emas, dan sebagainya. 

“Nanti bentuk perabot rumah tangga babnya lain. Itu biarpun ibu-ibu nggak boleh piring emas, sendok emas, nggak boleh,” kata Buya Yahya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlepas dari tinjauan medis, intinya Islam melarang kaum pria menggunakan emas. Apabila dijadikan harta simpanan maka wajib membayar zakat jika memenuhi nisabnya. 

“Tapi seorang wanita yang menyimpan emas yang dibeli untuk dipakai tidak wajib dizakati,” pungkasnya. (amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT