News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Sosok Ulama Arab Saudi, Sheikh Assim al-Hakeem yang Viral: Ternyata Keturunan Orang Medan

Ulama Arab Saudi, Sheikh Assim al-Hakeem jadi perbincangan warganet usai videonya viral di media sosial. Ia ternyata merupakan turunan Medan. Sumatera Utara.
Rabu, 2 Agustus 2023 - 04:55 WIB
Ulama Arab Saudi, Sheikh Assim al-Hakeem.
Sumber :
  • Instagram/sheikhassimalhakeem

Jakarta, tvOnenews.com - Ulama Arab Saudi, Sheikh Assim al-Hakeem saat ini menjadi perbincangan warganet usai potongan videonya viral di media sosial. 

Dari beberapa video yang beredar, Sheikh Assim al-Hakeem tampak memiliki cara yang unik dalam menjawab pertanyaan para jemaahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu videonya yang viral adalah saat Sheikh Assim Al Hakeem menegur jemaah yang mengawali acara dengan membaca surat Al Fatihah.

Tak hanya itu, ada juga video viral yang membahas tentang hukum memakai parfum beralkohol. Dalam video itu, Sheikh Assim Al Hakeem menjawab dengan unik dan mengundang tawa.

tvonenews

Lantas Siapakah Sheikh Assim Al Hakeem?

Sheikh Assim al-Hakeem lahir di Arab Saudi pada 23 November 1962. 

Namun sebenarnya ia merupakan keturunan orang Indonesia.

Kakek Sheikh Assim al-Hakeem berasal dari Medan, Sumatera Utara yang akhirnya memerintahkan anaknya untuk hijrah ke Arab Saudi agar belajar Islam.

Sheikh Assim al-Hakeem berhasil memperoleh gelar BA dalam Linguistik dari Universitas King Abdul-Aziz, Jeddah pada 1987.


Sheikh Assim al-Hakeem

Kemudian pada 1998, ia lulus Diploma Tinggi Studi Islam dari Universitas Ummul Qura' (Umm Al-Qura University) di Arab Saudi. 

Sheikh Assim al-Hakeem memulai dakwah dengan bergabung dalam sebuah program media Islam yang disampaikan dalam bahasa Arab dan Inggris.

Selain itu, Sheikh Assim al-Hakeem juga berdakwah melalui program radio dan televisi Islami untuk menyebarkan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. 

Program itu diadakan di beberapa televisi antara lain Huda TV, Peace TV, dan lainnya.

Selain berdakwah dalam bahasa Inggris, Sheikh Assim al-Hakeem juga rutin membawakan beberapa program bahasa inggris Islami di kanal media sosial, seperti Questions and Answers (Ask Huda), Umdatul Ahkaam, Youth Talk, dan Mercy to the Worlds.

Imam Masjid

Sejak 20 tahun terakhir, Sheikh Assim al-Hakeem merupakan imam di sebuah masjid di Jeddah, Mekkah. 

Di masjid itulah, Sheikh Assim al-Hakeem selalu melakukan khotbah jumat dan ceramah.

Ceramah di Indonesia

Ulama Arab Saudi, Sheikh Assim al-Hakeem berdakwah di beberapa kota besar di Indonesia antara lain Jakarta, Jogja, Malang, Medan, Bogor dan Bandung.

Dakwah kelilingnya itu dilakukan oleh Sheikh Assim al-Hakeem pada 16-30 Juli 2023 lalu.

Jawaban yang Kerap Bikin Netizen 'Ngakak'

Sheikh Assim al-Hakeem dikenal dengan jawaban-jawaban yang terkesan menyeleneh.

Sheikh Assim al-Hakeem kerap dipanggil dengan sebutan ulama jenaka.

Hal ini karena jawaban dari Sheikh Assim al-Hakeem cukup sering mengundang tawa para warganet. 

Salah satu potongan video viral Sheikh Assim al-Hakeem yang mengundang tawa warganet adalah tentang parfum.

Dalam sebuah sesi tanya jawab itu ada yang bertanya mengenai hukum menggunakan parfum beralkohol.

“Secara dasar parfum dengan alkohol sangat dilarang untuk diminum karena akan memabukkan kalian,” ujar Sheikh Assim al-Hakeem, sebagaimana dikutip tvOnenews pada Rabu (2/8/2023) dari akun YouTube Motivasi Warga Islam.

“Siapa yang minum? bilang sama saya?” sambung Sheikh Assim al-Hakeem.

“Tidak masalah jika menggunakan di luar, di pakaian atau di tubuh, asal tidak minum,” ujar Sheikh Assim al-Hakeem.


Sheikh Assim al-Hakeem

Tegur Jemaah Saat Baca Al-Fatihah saat Mulai Acara

Potongan video lainnya yang viral dan kerap disandingkan dengan ceramah-ceramah ustaz kondang Indonesia adalah saat dimana Sheikh Assim al-Hakeem menegur jemaah yang mengawali acara dengan membaca Al-Fatihah.

Berikut isi kajian Sheikh Assim al-Hakeem yang membahas soal hukum membaca Al-Fatihah di luar shalat.

Dalam video yang dilihat tvOnenews Sheikh Assim al-Hakeem menyatakan bahwa seharusnya ia tak membahas masalah ini karena akan mengulas topik yang lain.


Sheikh Assim al-Hakeem

Namun menurutnya, ada hal yang harus diluruskan terkait bacaan Al-Fatihah ini karena bisa berpengaruh besar terhadap dirinya.

Kata Sheikh Assim al-Hakeem, walau dirinya tak pandai bahasa Indonesia tapi secara samar dirinya tahu di awal acara tadi jemaah memulainya dengan membaca Al Fatihah.

"Sebelum saya mulai bicara, Saya tidak mengerti bahasa Indonesia dengan baik, saya tidak mengerti bahasa Indonesia sama sekali," kata Sheikh Assim al-Hakeem.

"Tapi saya tadi mendengar kalian membaca Al Fatihah, lalu membaca surat lainnya," lanjutnya.

Sheikh Assim al-Hakeem menyindir apakah setelah membaca Al Fatihah dilanjutkan dengan takbir kemudian ruku’ layaknya shalat.

"Kemudian bertakbir dan rukuk?" ujar Sheikh Assim al-Hakeem.

Tujuan dari Sheikh Assim al-Hakeem adalah karena ingin menegaskan bahwa tak ada anjurannya untuk membaca Al-Fatihah di luar shalat.

"Kenapa tadi kalian membaca Al Fatihah?" tanya Sheikh Assim al-Hakeem kepada jemaah.


Sheikh Assim al-Hakeem

Kemudian dirinya mengungkapkan bahwa tidak ingin kelak di hari kiamat dimintai pertanggungjawaban karena membiarkan orang-orang berbuat tindakan yang menurutnya bid'ah.

"Saya tidak ingin kelak di hari kiamat, Allah bertanya kepadaku kenapa mereka berbuat bid'ah tapi tidak kamu peringatkan," kata Sheikh Assim al-Hakeem.

Oleh karena itulah Sheikh Assim al-Hakeem kemudian menyatakan bahwa tak ada hadis Nabi yang menjelaskan anjuran membaca Al Fatihah di luar shalat, terutama untuk membuka acara.

"Pernahkah disebutkan dalam kitab hadis bahwa Nabi Muhammad membaca Al Fatihah dalam keadaan seperti ini? tidak pernah," ujar SSheikh Assim al-Hakeem.

"Apakah kamu lebih pandai daripada beliau, tentu saja tidak, aku juga tidak," sambungnya.

Dari sinilah Sheikh Assim al-Hakeem ingin mengingatkan kembali soal bid'ah agar tak menjadi beban bagi dirinya di hari kiamat.

"Inilah kenapa saya harus menjelaskan mengenai hal ini. Sehingga nanti pada hari kiamat saya menjawab saya sudah memberitahu mereka, sudah cukup lalu saya pergi," ungkap Sheikh Assim al-Hakeem.

"Jadi, hal itu bukanlah sunnah," sambungnya.

Kemudian Sheikh Assim al-Hakeem memberikan contoh bagaimana perbuatan serupa dilakukan di Arab Saudi.

"Di Arab Saudi, ketika selesai akad nikah atau bertunangan kami membaca Al Fatihah," kata Sheikh Assim al-Hakeem.

Juga di acara kematian ketika surat Al Fatihah kerap dibacakan.

Sekali lagi, Sheikh Assim al-Hakeem menegaskan bahwa itu semua bukanlah ajaran Islam karena surat Al Fatihah seharusnya hanya dibaca dalam shalat atau ketika meruqyah.

"Ini bukan ajaran Islam, Al Fatihah itu dibaca ketika shalat, surat paling agung, Al Fatihah dibaca ketika ruqyah," jelas Sheikh Assim al-Hakeem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahua'lam

(far/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT