News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati Didik Anak Usia Dini! Jika Salah Kata Ustaz Adi Hidayat Bisa Kekanak-kanakan saat Dewasa

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan saat mendidik anak usia dini penting untuk tidak memberikan beban dewasa kepada anak, agar nanti ia tidak jadi kekanak-kanakan.
Rabu, 5 Juli 2023 - 13:47 WIB
Ilustrasi Seorang Anak yang sedang Belajar Shalat
Sumber :
  • pexels

Jakarta, tvOnenews.com -   Anak usia dini merujuk kepada anak-anak yang berada di bawah enam tahun. Ustaz Adi Hidayat mengingatkan betapa pentingnya untuk tidak memberikan beban dewasa kepada anak, agar nanti tidak menjadi kekanak-kanakan.

Dalam periode usia dini, pada seorang anak akan terjadi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, sosial, dan emosional yang cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa saat usia dini, pendengaranlah yang cepat bereaksi. 

Oleh karenanya, Ustaz Adi Hidayat memberikan beberapa tips dalam mendidik anak usia dini.

“Dalam Al-Qur’an, Allah menjelaskan karakter, bahkan pada setiap tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia yang tumbuh kembang menjadi anak-anak, ada remaja, ada pemuda,” ujar Ustaz Adi Hidayat, sebagaimana dikutip oleh tvOnenews dari kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Rabu (5/7/2023).

tvonenews

Bahkan dalam konteks keluarga itupun kata Ustaz Adi Hidayat dibagi lagi.

“Ada suami, ada istri, ada ibu, ada ayah, ada kakek dan ada nenek beda-beda interaksinya,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Untuk anak-anak, kata Ustaz Adi Hidayat menariknya dalam Al-Qur’an diberikan tahapan pendidikan.

“Tapi seluruhnya mengerucut pada arahan untuk masuk ke dunia mereka,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Contohnya kalo anak kecil itu masih tahap awal masih banyak panggilan sayang, makanya di dalam Al-Quran ada kalimat bunaya-bunaya. Itu panggilan sayang yang berarti anakku sayang” lanjut Ustaz Adi Hidayat.


Ilustrasi Anak (pexels)

Oleh karena itu, Ustaz Adi Hidayat menyarankan kepada setiap orang tua untuk mencari kata-kata yang menunjukkan sayang. 

“Jadi bisa kita cari dengan kata-kata yang mereka senang dengan panggilan itu seperti sayang, cantik, tampan, soleh, pintar,” saran Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian ketika fase masuk SD panggilan itu pun harus mulai dikurangi karena kata Ustaz Adi Hidayat agar anak kita tidak manja.

“Dan kalau dia sudah beranjak ke fase berikutnya seperti ke kelas 5 SD atau 1 SMP panggilan sayangnya dikurangi,  perintah naikkan supaya tidak larut dalam sifat manja,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT