News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Tikus di Rumah itu Tandanya Banyak Terjadi Maksiat, Benarkah? Ternyata...

Seekor tikus dapat menjadi salah satu hewan yang mengganggu manusia, Keberadaan hewan yang satu ini kerap dianggap sebagai hama dan juga hewan yang kotor.
Senin, 3 Juli 2023 - 17:02 WIB
Kolase tvOnenews
Sumber :
  • Kolase tvOneNews.com

tvOnenews.com - Seekor tikus dapat menjadi salah satu hewan yang mengganggu manusia, Keberadaan hewan yang satu ini kerap dianggap sebagai hama dan juga hewan yang kotor atau jorok.

Bukan tanpa alasan, seekor tikus dianggap dapat mendatangkan bahaya bagi rumah dan penghuninya karena bersifat merusak dan juga memberikan penyakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah kajian Islami, salah satu pendakwah Ustaz Dzulqarnain Muhammad Sunusi
mendapatkan sebuah pertanyaan dari jamaah yang hadir.

Ia menanyakan terkait suatu pendapat yang mengatakan jika di sebuah rumah banyak tikusnya berarti penghuni rumah itu banyak maksiatnya kepada Allah SWT.

Menanggapi hal tersebut, Ustaz Dzulqarnain Muhammad Sunusi menjelaskan kalau pendapat tersebut tidak lah benar.

"Itu ngarang aja, apa hubungannya banyak tikus dan maksiat. Kalau banyak tikus di rumah, dicari penyebabnya, dibersihkan rumahnya, dibersihkan sekitar rumahnya dicari sebabnya, lalu dihindari," kata Ustaz Dzulqarnain Muhammad Sunusi.

Untuk segala pendapat yang mengatakan kalau dirumah banyak tikus itu menandakan penghuni rumah tersebut banyak melakukan maksiat tidaklah benar.

"Jangan menjadikan suatu ciri dosa dan maksiat tanpa keterangan tanpa ada penjelasan dari Al Quran dan Sunnah karena itu keliru namanya," sambungnya. 

Karena jika meyakini hal tersebut, akan muncul pemikiran-pemikiran yang keliru terhadap seseorang.

"Nanti akan banyak menyangka buruk kepada orang ya juga mungkin akan membebani dirinya dengan pemahaman-pemahaman keliru. Betul dosa itu ada pengaruhnya pada kehidupan dosa dan maksiat ada pengaruhnya lebih jangan berlebihan seperti itu." Kata Ustaz Dzulqarnain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, dalam sebuah hadits, dikatakan kalau Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk menutup bekas-bekasa makanan di rumah sebab dikhawatirkan bekas makanan itu akan mendatangkan beberapa penyakit jika dibiarkan terbuka jika dimakan oleh tikus.

Terlebih di waktu malam hari dimana akan ada binatang-binatang seperti tikus yang mungkin akan membawa sesuatu masuk dalam bekas makan tersebut. Dimana jika dimakan atau termakan akan mendatangkan kemudaratan. (akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT