News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Lempar Jumrah dan Maknanya

Saat menuju lokasi penyembelihan, Iblis goda Nabi Ibrahim, Ismail dan Siti Hajar. Akhirnya Iblis dilempari batu dan kemudian kini disebut dengan lempar jumrah.
Kamis, 29 Juni 2023 - 16:55 WIB
Suasana saat Jemaah Haji 2023 di Terowongan Mina
Sumber :
  • tim tvOnenews/Nurwan

Jakarta, tvOnenews.com - Mina adalah tempat dimana Nabi Ibrahim AS melaksanakan perintah Allah SWT untuk menyembelih Nabi Ismail AS. Saat akan menuju tempat penyembelihan, Iblis menggoda hingga akhirnya Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajar melempari Iblis dengan kerikil yang kini disebut dengan ritual Lempar Jumrah.

Melansir dari Buku Manasik Haji Kementerian Agama (Kemenag), sebelum keduanya sampai di tempat yang dituju, Iblis datang menggoda Nabi Ibrahim AS agar menghentikan niatnya memenuhi perintah Allah untuk menyembelih putra kesayangannya itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Nabi Ibrahim berhasil mengalahkan godaan dari Iblis tersebut dan dengan penuh keyakinan, Beliau tetap melaksanakan perintah Allah SWT itu. 

Tujuan iblis pada hakikatnya adalah mengajak melanggar perintah Allah. Sebagaimana yang ia lakukan pertama kali kepada Nabi Adam dan Siti Hawa.


Suasana Saat Jemaah Haji 2023 Lempar Jumrah (tim tvOne/Budi Zulkifli)

Karena itu, Nabi Ibrahim mengambil tujuh batu kerikil dan melemparnya kepada Iblis. 

Inilah awal mula tahapan haji yang disebut lempar jumrah. Tujuh kerikil awal yang dilempar disebut dengan Jumrah Ūlā.

Namun Iblis pantang menyerah, ia kembali mencoba menggagalkan tujuan Nabi Ibrahim dengan ibu Nabi Ismail yakni Siti Hajar.

Namun meski ia sayang kepada anaknya, namun Siti Hajar menolak dan juga melempari Iblis dengan batu kerikil.

Lokasi pelemparan batu Siti Hajar itu kemudian dijadikan tempat melempar Jumrah Wusta. 

Namun Iblis tidak berhenti di Siti Hajar, ia kemudian beralih kepada Nabi Ismail AS, yang dianggap masih memiliki keimanan dan ketakwaan yang rapuh. 

Namun Nabi Ismail juga menunjukkan perlawanan. Beliau kukuh memegang keimanannya dan yakin dengan sepenuh hati akan perintah Allah SWT.

Kemudian, Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Nabi Ismail bersama-sama melempari Iblis dengan batu kerikil, yang kemudian diabadikan menjadi lemparan Jumrah Aqabah.

Allah SWT memuji upaya Nabi Ibrahim dan keluarganya karena dianggap berhasil menghadapi ujian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah contoh dimana Iblis akan selalu menggoda manusia untuk tidak menaati perintah Allah SWT. 


Dok Saat Jemaah Haji Lempar Jumrah (ant)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT