News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaji Karyawan Bank Syariah Bebas Riba? Jangan Khawatir Jawaban Buya Yahya, Seperti Bayi Baru Lahir

Menurut Buya Yahya gaji karyawan bank syariah itu halal dan tidak mengandung riba, harus yakin bahwa itu adalah perjuangan demi memperbaiki sistem bank syariah.
Kamis, 8 Juni 2023 - 15:03 WIB
Benarkah Gaji Karyawan Bank Syariah Bebas Riba? Ini Jawaban Buya Yahya
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Hukum riba dalam Islam termasuk salah satu dosa yang harus segera ditinggalkan karena dapat merusak.

Akan tetapi, perkembangan era modern saat ini sudah hampir sulit untuk menghindari transaksi riba, menggunakan bank.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk juga dalam bank syariah, masih banyak pertanyaan apakah gaji karyawan bank syariah sudah pasti bebas riba atau belum. 

Simak penjelasan Buya Yahya dalam konteks riba dan berhubungan dengan gaji karyawan bank syariah, berikut ini.

Dilansir Kamis (08/06/23) dari laman  dengan judul "Benarkah Gaji Karyawan Bank Syari'ah Bebas Riba ? - Buya Yahya Menjawab," yang diunggah pada 14 Desember 2018.

Gaji Karyawan Bank Syariah Bebas Riba? Jangan Khawatir Jawaban Buya Yahya, Seperti Bayi Baru Lahir. Source: istockphoto

"Berkenaan dengan rezeki yang haram dan halal, ketika bekerja di bank syariah apakah gaji yang saya terima itu mengandung unsur rezeki yang haram? Karena beberapa orang mengatakan kalau bank walaupun syariah itu masih mengandung riba," tanya salah satu jamaah pada Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian menerangkan terlebih dahulu bahwa keberadaan bank syariah ini adalah sebuah upaya nyata untuk menghindari riba. 

"Bank syariah adalah upaya dari hamba yang beriman untuk mengeluarkan orang dari riba,  namanya juga bank syariah tentunya untuk menghindar dari riba," terang Buya Yahya. 

Menurutnya, walau pada praktiknya bank syariah masih memiliki kekurangan dalam pengelolaannya, bukan berarti bank syariah harus ditinggalkan. 

"Kalau masih ada sisa-sisa riba dan sebagainya, bank syariah seperti bayi yang kita nanti kehadirannya, tak tahunya lahir bank syariah tapi cacat," ujar Buya Yahya. 

"Kita bunuh? ya enggak dong," tandas Buya Yahya. Hal yang tepat menurut Buya Yahya adalah tetap ikut membangun dan memperbaiki bank syariah agar bisa menciptakan sebuah sistem yang semakin sempurna. 

"Justru yuk kita sempurnakan, kenapa susah berkembang karena umat yang beriman tidak menitipkan uangnya di bank syariah sehingga enggak cepat gede," papar Buya Yahya. 

"Kalau ada kekurangan transaksinya itu tugas para ulama, dan hendaknya yang mengurus bank syariah konsultasi dengan para ulama," ujarnya lagi. 

Maka kemudian umat Islam, jangan lantas menyebut bank syariah sama seperti bank konvensional karena memang saat ini masih terus dalam proses perbaikan. 

"Dan jangan sekali-kali berkata bahwa bank syariah sama seperti bank konvensional. Kalau ada kekurangan tentu ada kekurangan tapi secara umum bank syariah sudah berupaya mensyariatkan transaksi-transaksi," terang Buya Yahya. 

Persoalan apakah gaji karyawan bank syariah halal atau haram, dalam hal ini Buya Yahya menerangkan bahwa gaji seorang karyawan bank syariah adalah halal.

"Gaji anda adalah halal dan enggak usah khawatir, harus yakin bahwa itu adalah perjuangan," tegas Buya Yahya. 

Namun menurut Buya Yahya ada satu hal yang perlu dibenahi yaitu dari sisi perekrutan karyawan bank syariah. 

"Harus mulai banyak pembenahan, termasuk dalam merekrut karyawan sebab bisa menjadi masalah," pungkas Buya Yahya. 

"Karyawannya alumni konvensional sehingga ditempatkan di tempat yang syari tapi ia tidak punya pengalaman ilmu syariat, akhirnya bahasa transaksinya masih bahasa konvensional, akhirnya tetap masuk wilayah haram," tegas Buya Yahya menjelaskan. 

Buya Yahya juga berpesan bahwa terlepas dari apapun persoalan bank syariah yang terjadi saat ini, sebagai orang yang beriman tetap harus mendukung perkembangan bank syariah menuju arah yang lebih baik. 

"Harus kita dukung, kalau tidak anda yang mendukung sebagai orang beriman, siapa?" ujarnya. "Kalau ada kekurangan atau cacatnya, itu tugas kita untuk menyempurnakannya," terang Buya Yahya.

Waallu’alam Bishawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT