News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hukum Kurban dengan Kambing Betina Menurut Buya Yahya, Ternyata...

Menurut para ulama, hukum kurban dengan kambing betina adalah diperbolehkan. Buya Yahya menambahkan yang diutamakan adalah kualitas daging hewan kurban.
Kamis, 1 Juni 2023 - 17:52 WIB
Hukum Kurban dengan Kambing Betina Menurut Buya Yahya, Ternyata...
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Saat menjelang hari raya Idul Adha kerap kali muncul pertanyaan dari masyarakat tentang bagaimana hukum kurban dengan menggunakan kambing betina.

Tak sedikit juga kaum muslimin yang mengklaim bahwa kurban harus dilakukan dengan menggunakan kambing jantan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simak jawaban Buya Yahya soal hukum kurban dengan kambing betina sesuai pendapat para ulama.

"Suka ada yang protes jika kurban dengan kambing betina dalam masyarakat awam. Bagaimana menurut pandangan Buya?," tanya salah satu jamaah kepada Buya Yahya.

Hukum Kurban dengan Kambing Betina Menurut Buya Yahya, Ternyata...Source: istockphoto

Dilansir Kamis (1/06/23) dari tayangan youtube channel Al-Bahjah TV dengan judul "Hukum Kurban dengan Kambing Betina | Buya Yahya," yang diunggah pada 28 Mei 2023.

Dalam hal ini, Buya Yahya menerangkan bahwa pendapatnya bukan merupakan penilaian pribadi, melainkan mengacu pada pendapat para ulama soal hal ini. 

Buya menjelaskan, menurut pendapat para ulama, tak ada larangan dalam agama Islam untuk melakukan kurban dengan menggunakan kambing betina. 

"Tidak ada larangan. Anda boleh kurban dengan kambing betina. Gak tau itu keyakinan mulai kapan munculnya," ujar Buya Yahya.

Meskipun demikian, Buya menambahkan pada umumnya disarankan untuk menggunakan kambing jantan sebagai hewan kurban.

Hal ini bukan tanpa sebab, dikarenakan kambing jantan cenderung memiliki postur tubuh yang lebih gagah dan kuat dibandingkan kambing betina. 

Jadi bukan dari jenis kelamin nya, melainkan dari beratnya, dan memang biasanya kambing jantan memiliki berat dan ukuran yang lebih besar dibanding kambing betina. Jadi menurut para ulama, hukum kurban dengan kambing betina ya sah sah saja.

"Sekarang gini, kambing betina 14kg, kambing jantang 6kg, jauh banget bedanya. Gak ada bu, kesalahpahaman itu. Makanya hal-hal yang kesalahpahaman kami hadirkan, gak papa itu," terang Buya Yahya.

Tak hanya itu, Buya Yahya menambahkan bahwa banyak sekali kesalahpahaman mengenai hewan kurban yang terjadi di masyarakat.

"Jadi boleh ya menggunakan kambing betina. Tapi nanti ada kesempurnaan, misalnya bertanduk, gigi jatuh," tutur Buya Yahya.

Salah satu contohnya, soal cara menentukan kualitas hewan kurban, seperti ukuran tanduk yang besar dan gigi yang sudah tanggal.

Secara fisik, tanduk besar dan gigi yang tanggal menunjukkan usia kambing yang sudah dewasa. Kambing dewasa umumnya lebih berat dibanding kambing yang masih kecil. 

Namun sejatinya, dalam memilih hewan kurban disarankan untuk lebih mengutamakan pada kualitas daging yang akan disajikan sebagai kurban.

"Cuman kalo ibu punya kambing gede, kambing jantan gede, ya jangan betina yang dikorbankan dong," terang Buya Yahya.

Dalam menjalankan ibadah kurban, masyarakat dianjurkan untuk mengikuti pedoman yang telah ditetapkan oleh agama. 

Salah satu kesalahan umum yang perlu diperbaiki adalah anggapan bahwa kurban dilakukan sekali seumur hidup seperti ibadah haji.

Umumnya di wilayah pedesaan, banyak terjadi kesalahpahaman seperti ini, mereka menganggap bahwa kurban hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup.

Padahal kurban adalah ibadah yang disunnahkan dilaksanakan setiap tahun saat hari raya idul adha.

Buya Yahya menekankan sekali lagi, bahwa hukum kurban dengan menggunakan kambing betina tidak dilarangan dalam agama Islam. 

Namun yang terpenting dalam kurban adalah niat yang ikhlas, ketaqwaan, serta berbagi rezeki dengan sesama kaum muslimin. 

Ibadah kurban merupakan ibadah sunnah dan dianjurkan untuk dilakukan setiap tahun saat hari raya Idul Adha.

Ibadah kurban merupakan bentuk pengabdian dan pengorbanan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Waallu’alam Bishawab.

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT