News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejoli Saling Mencintai tapi Terhalang Restu Orang Tua, Buya Yahya Beri Penjelasan Begini..

Kerap kali banyak ditemui pasangan yang terhalang restu orang tua hingga batal langsungkan pernikahan, Buya Yahya jawab persoalan yang banyak dialami pasangan.
Kamis, 18 Mei 2023 - 20:24 WIB
Ilustrasi restu orang tua.
Sumber :
  • Istock Photo

tvOnenews.com - Kerap kali banyak pasangan yang terhalang restu orang tua hingga batal melangsungkan pernikahan, Buya Yahya menjawab persoalan tersebut.

Menurut Buya Yahya, cinta terkadang membutakan pasangan yang tidak memiliki wawasan terhadap hal itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam salah satu kajiannya, Buya Yahya menyampaikan bahwa harus ada wawasan dalam bercinta sehingga tidak akan salah memilih pasangan. 

Bahkan tidak akan melanggar perkataan orang tua dan mendapat restu terhadap pasangan di atas ikatan pernikahan.

Dilansir dari tayangan kanal Youtube Channel Al-Bahjah TV dengan judul "Saling Mencintai Tapi Tak Direstui Orang Tua - Buya Yahya Menjawab.", yang diunggah pada 18 juni 2019.

"Bila ada dua orang saling mencinta, kemudian orang tidak memberi restu, apakah ada cara lain agar bisa menikah?," tanya salah seorang jamaah.

Buya Yahya menjawab dan memberikan nasihat agar kedua pasangan tidak mendahulukan cinta daripada Allah SWT, sehingga tidak melanggar perkataan orang tua.

"Pertama adalah nasihat, jangan terburu-buru menjatuhkan cinta. Karena akibatnya bisa jadi melanggar orang tua, melanggar Allah karena sudah mendahulukan cinta tersebut," ujar Buya Yahya. 

Akan tetapi dalam mencintai ada tahapan-tahapan. Jangan buru-buru mencintai sebelum dipikirkan matang. Maka mencintai ada rasional, jika tidak ada rasional maka cinta buta. 

Maka tahapan pertama dalam mencintai adalah harus orang tersebut yang masuk dalam kriteria yang mengagumkan.  

"Ada kagum dengan kelebihan masing-masing, mungkin santun, wibawa, atau perilaku yang mengagumkan," ujar Buya Yahya. 

Kemudian yang kedua menurut ulama muda pemilik nama lengkap Yahya Zainul Maarif ini menyebut adanya kecenderungan. Setelah kecenderungan baru kita waspadai, jangan jatuh cinta dahulu tapi harus dipikirkan dengan matang. 

Tentunya kematangan pikiran itu harus menuju kepada siapa kita akan menikah, di mana hal itu akan dibawa kita di dunia dan akhirat. 

"Jadi mengambil keputusan untuk kelestarian cinta. Kelestarian cinta dalam Islam adalah pernikahan. Jadi anda sudah apa belum masuk ke wilayah pernikahan, kalo belum jauhkan," ujar Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, biarkan kekaguman menjadi kekaguman, kecenderungan menjadi kecenderungan, jangan sampai mengambil keputusan untuk mencintai. 

Jika terlalu buru-buru mencintai, ada seorang wanita ditanya dia tidak bisa menjawab karena laki-laki tidak punya kelebihan, begitu pula sebaliknya maka itu adalah cinta buta.

"Kalau sudah cinta buta apa akibatnya? maka orang tua dilanggar. Itulah jawaban pertanyaan tadi, siapa dia tiba-tiba kau cintai," terangkan Buya Yahya.

"Bahkan bisa jadi orang tua punya pilihan lebih bagus tapi anak gak mau, karena sudah terlanjur mabuk kepayang," tambahnya.

Buya Yahya yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon ini menyarankan agar harus ada semacam kejian-kajian khusus membahas cinta.

Dengan hal itu, diharapkan agar kaum muslimin tidak salah mencintai, hingga terhalang restu orang tua.

Selain itu, memberikan wawasan tentang cinta, bagaimana kemudian bercinta. 

Karena ada orang yang tidak ada kriteria dalam mencintai, hanya karena rayuan dan terbiasa dengan hal itu. Maka dia akan tersiksa karena mencintai.

"Karena dia mencintai sesuatu yang tidak layak dicintai. Bagaimana tidak pusing, akal sehatnya mengatakan bahwa gak mungkin engkau mencintai dia. Tapi hawa nafsunya, cintanya sudah menjatuhkan atas nama dia," terang Buya Yahya.

"Jika ada anak seperti itu maka bisa dibilang musibah, karena sang anak akan melanggar. Maka ketahuilah, pastikan cintamu tidak bertentangan dengan orang tua," ungkap Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Buya Yahya, sebelum Anda mencintai, seharusnya sudah ada diskusi dengan orang tua dan cinta dibangun di atas ikatan pernikahan, bukan pernikahan dibangun di atas cinta.

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT