News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Terakhir Buya Hamka Kepada Konglomerat Jusuf Hamka Setelah Masuk Islam, Penuh Makna Ini Katanya…

Jusuf Hamka adalah seorang mualaf. Ternyata, dia juga merupakan anak idiologis Buya Hamka. Dia bahkan sempat dititipkan sebuah pesan penuh makna, apa pesannya?
Jumat, 21 April 2023 - 15:09 WIB
Jusuf Hamka
Sumber :
  • dok ist

tvOnenews.comJusuf Hamka merupakan konglomerat muslim keturunan Indonesia-Tionghoa. Pria kelahiran Desember 1957 ini dikenal sebagai ‘bos jalan tol’. Dia memiliki bisnis sukses yang bergerak di bidang konstruksi, termasuk kepemilikan konsesi sejumlah jalan tol di Indonesia. Tak banyak yang tahu, ternyata dia memiliki hubungan dengan Buya Hamka, apa itu?

Meskipun kaya raya, pria yang biasa disapa Babah Alun memiliki gaya hidup yang sangat sederhana. Jusuf Hamka bahkan dikenal dermawan dan kerap berbagai sedekah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menilik kehidupan pribadinya, Jusuf Hamka adalah seorang mualaf. Ternyata, dia juga merupakan anak idiologis Buya Hamka. Bagaimana kisah selengkapnya?

Dilansir dari kanal Youtube Motivation Spot, Jusuf Hamka membagikan kisah kehidupan pribadinya. Dalam kesempatan itu, dia menceritakan kisah masa lalunya yang kerap mampir ke toko buku hanya untuk membaca.

Di pasar baru, ada satu toko buku Tropen di sana namanya itu. Jadi akhirnya saya numpang baca buku. Jadi, itu saya suka liat baca bukua, gak bisa beli gak mampu beli. Cuma baca kemudian saya taro lagi,” kata Jusuf Hamka.

Uniknya, dia tidak membaca buku akademis melainkan buku motivasi untuk menjadi orang sukses.

Buat saya, baca buku saya gak baca aljabar, baca ilmu bumi gak saya baca buku di situ ‘bagaimana caranya menjadi orang sukses’. Dari kecil saya melihat orang, saya punya mimpi, saya punya ambisi, jadi saya baca semua,” lanjutnya.

Diketahui, pria yang pernah menjadi bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi ini masuk islam pada tahun 1981.

Setelah saya masuk Islam tahun 1981, saya masuk Islam karena hidayah gerak Allah semua. Sejak itu, karir dan rezeki semua berjalan dengan baik,” kenangnya.

Jusuf Hamka pun bercerita awal mula dirinya memutuskan untuk menjadi mualaf yakni setelah membaca sebuah majalah. Dia sendiri saat itu masuk Islam dibimbing langsung oleh Buya Hamka.

“Jadi sebelumnya saya melihat satu majalah bahwa ada satu orang Tionghoa masuk Islam. Saya juga kepengan masuk Islam tapi saya gak tahu caranya gimana,” jelasnya.

Niatnya itu menuntunnya ke Al-Azhar dan bertemu dengan Buya Hamka.

Setelah baca majalah itu, saya coba datangi Al-Azhar. Saya ketemu dengan sekretaris Al-Azhar yaitu ustaz Zaini. Jadi saya ketemu Buya terus Buya tanya, kenapa nak? Saya bilang saya mau masuk Islam. ‘Oh ya tunggu sebentar’ terus beliau pakai baju rapi, langsung siap, kamu masuk Islam sekarang,” ungkap Jusuf Hamka.

Saat itulah, dibantu Buya Hamka, dirinya mengucapkan dua kalimat syahadat. Tak hanya itu, Buya juga sempat menitipkan sebuah pesan terakhir kepada dirinya.

Akhirnya dia suruh ngikutin, kita baca dua kalimat syahadat. Terus langsung beliau bilang, ‘oke kamu menjadi Muslim’,” kenang Jusuf Hamka.

Saya kaget juga, oh cepat prosesnya, dan ‘saya kasih tugas kamu tolong berdakwah di kalangan teman-teman Tionghoa. Ajak mereka kembali ke agama leluhur mereka’. Saya bilang kenapa? ‘Itu agama leluhur mereka sebenarnya Islam dulu’,” lanjutnya.

Menurut penjelasan Buya Hamka, sebelum kolonialisme masuk ke China, banyak masyarakat China yang muslim terutama penduduk di kawasah Xinjiang, Uighur. Mirisnya, agama Islam dihilangkan setelah komunis datang.

Kamu harus tahu bahwa di hadits nabi ada kalau gak salah, tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Kenapa begitu? Karena Rasulullah sudah pergi ke negeri Cina sebelum berkeliling dunia,” ujar Jusuf Hamka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang bos jalan tol itu juga akhirnya diangkat menjadi anak idiologis Buya Hamka, dia bahkan diberikan sebuah cincin dan diizinkan menggunakan nama belakang Hamka.

Saya tahu Buya ingin saya menyebarkan dakwah Islam lebih giat dan lebih massif, karena beliau melihat potensi untuk mengharumkan Islam dan mengajak teman-teman non Islam untuk kembali ke Islam. Akhirnya, di situ saya diangkat anak menjadi anak idiologis Buya Hamka dan diberikan cincin dan diizinkan memakai nama Hamka,” tandas Jusuf Hamka. (rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT