News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perajin Songkok Motif Masjid Nusantara di Gresik Banjir Pesanan Jelang Lebaran Idul Fitri

Momen bulan suci Ramadan 1444 hijriah, rupanya menjadi berkah tersendiri bagi para perajin songkok asal Kabupaten Gresik.
Minggu, 9 April 2023 - 12:24 WIB
Perajin Songkok Motif Masjid Nusantara di Gresik Banjir Pesanan Jelang Lebaran Idul Fitri
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Momen bulan suci Ramadan 1444 hijriah, rupanya menjadi berkah tersendiri bagi para perajin songkok asal Kabupaten Gresik. Para perajin songkok mulai mengaku kebanjiran permintaan dan pesanan mulai dari wilayah lokal Gresik hingga dari luar Jawa, Minggu (9/4).

Seperti yang dirasakan perajin UMKM songkok nusantara, Muhammad Jefri, dikampung Sindujoyo Kota Gresik. Pada Ramadan tahun ini kerajinannya berupa songkok bermotif simpel serta songkok anak-anak dengan motif masjid nusantara mengalami kenaikan tajam. Untuk order (pesanan) 500 hingga 1000 paket perharinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muhammad Jefry, ketika ditemui tvOnenews.com, mengatakan, saat Ramadan kali ini terjadi kenaikan omzet yang cukup signifikan yakni sebesar 30 hingga 40 persen. Dalam sehari dirinya mendapat pesanan 500 paket (sistem online). Sedangkan pesanan offline mencapai 25 kodi perharinya. Banyaknya permintaan ini sangat disyukurinya mengingat dua tahun lalu permintaannya sepi order karena dampak pandemic Covid-19.

“Membeludaknya permintaan dari konsumen membuat kami kewalahan. Sehingga, tidak lagi menerima orderan,” kata Jefry.

Jefry menjelaskan untuk satu songkok yang bermotif memang dibutuhkan ketelatenan dan keterampilan. Ini karena proses mengerjakannya butuh waktu 30 hingga 60 menit. Namun, itu semua juga tergantung motifnya yang dibuat. Semakin rumit motifnya maka proses pengerjaannya juga lama.

“Harga jual songkok mulai dari Rp75 ribu hingga Rp125 ribu per picis,” paparnya.

Ia pun menambahkan, setiap tahun dirinya selalu berkreasi melakukan motif yang berbeda serta yang lagi tren di masyarakat. Langkah ini diambil agar konsumen tertarik, dan tidak ribet saat dipakai.

“Untuk motif kami selalu berganti-ganti menyesuaikan yang lagi tren di masyarakat. Tahun ini motif yang simpel dan bisa dibuat formal dan sehari-hari,” imbuhnya.

Selain permintaan dari Pulau Jawa, lanjut dia, songkok buatannya saat ini juga banyak diminati pembeli dari luar pulau seperti Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pasca melandainya kasus Covid-19 serta longgarnya aturan pemerintah, membuat order songkok buatan kami terus meningkat. Kondisi ini berbeda dua tahun lalu, perajin songkok tiarap karena tidak ada orderan,” pungkas pemilik Ramli Collection tersebut. (mhb/gol)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT