GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MasyaAllah, Jurnalis Senior Aiman Witjaksono Dulunya Pernah Atheis, Namun Kini Justru Kagum Dengan Al Qur'an Gara-gara......

Nama Aiman Witjaksono tentu sudah tidak asing lagi di telinga penggemar siaran berita tanah air. Sosok jurnalis papan atas ini ternyata pernah menjadi atheis
Rabu, 29 Maret 2023 - 04:25 WIB
Aiman Witjaksono
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kasisolusi

Jakarta, tvOnenews.com – Bagi penggemar siaran berita di televisi tentu sudah tidak asing dengan sosok Aiman Witjaksono.

Jurnalis yang bernama lengkap Aiman Adi Witjaksono tersebut diketahui telah melanglang-buana di beragam siaran televisi. Aiman Witjaksono merupakan seorang reporter senior yang lahir pada 8 Juli 1978.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ada satu hal yang ternyata jarang diketahui publik, sebenarnya Aiman Witjaksono pernah menjadi seorang atheis ketika masih berada di bangku SMA. Hal ini dikonfirmasi oleh Aiman Witjaksono dalam channel YouTube Kasisolusi.

Kala itu sang pembawa acara mempertanyakan apakah benar Aiman Witjaksono sempat menjadi atheis. Jurnalis senior tersebut lantas mengiyakan dan menyebutkan detail tahun dirinya sempat berada pada fase itu.

“Bener, kelas 2 SMA, tahun 94-95,” ungkap Aiman Witjaksono (23/11/2022).

 Atheis sendiri merupakan kepercayaan di mana tidak ada Tuhan atau Dewa.

“Atheis itu beda dengan agnostik, ya. Kalau agnostik dia percaya Tuhan tapi nggak percaya agama, kan gitu, ya? Kalau atheis nggak percaya Tuhan,” ungkap Aiman Witjaksono.

“Jadi gue waktu itu sempat ada pergolakan batin, di pikiran, logika, karena kan gue dari kecil selalu berpikir logika, kenapa bisa A kenapa bisa B,” tambah Aiman Witjaksono.

Kala itu dirinya merasa bahwa semua hal di dunia ini bergerak sesuai dengan sains. Namun setelah beberapa tahun berselang, Aiman Witjaksono mulai menyadari bahwa tidak mungkin jika tidak ada Tuhan yang menggerakan segala hal di bumi.

“Setelah gue setahun dua tahun kemudian berpikir nggak mungkin kalau nggak ada Tuhan. Kita bicara makrokosmos, luar angkasa dan sebagainya, bicara dalam paling kecil aja deh, kita nggak usah ke atas di tubuh kita. Mungkin nggak sebegitu kompleksnya nggak ada yang nyiptain?” sebut Aiman Witjaksono.

Menemukan Tuhan dari logika

Aiman Witjaksono mengakui sempat mengalami kebimbangan karena mempertanyakan posisi Tuhan. Namun ia lantas melakukan perdebatan dengan pemikirannya sendiri menggunakan logika fisika dan biologi.

Aiman mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak hal tentang tubuh manusia yang belum ditemukan jawabannya dalam dunia kedokteran. Hal tersebutlah yang membuatnya yakin bahwa sebenarnya ada Tuhan yang Maha Pengatur.

“Bahkan sampai detik ini seluruh apa yang ada di tubuh kita ini belum terpecahkan semua di ilmu kedokteran, boleh tanya ke profesor doktor siapapun. Kalau udah ada udah selesai dong penelitiannya, penelitian masih terus dilakukan sampai sekarang di dunia kedokteran. Contoh penyakit langka, ada banyak nih. Kenapa bisa seperti itu? Kan nggak ada jawabannya,” ungkap Aiman Witjaksono.

“Kenapa bisa seperti itu? Kan nggak ada, penyebabnya apa? Nggak ada yang tahu. Itu kan rahasia Allah, rahasia Tuhan. Apakah kita masih sombong mau mengatakan Tuhan itu nggak ada?” tambah Aiman Witjaksono

Namun untuk alasannya memilih Islam sebagai agama, Aiman tidak ingin mengungkapkannya ke publik.

Nah, bagaimana kemudian setelah itu. Nah, itu biarkan menjadi pribadi saya, dari Tuhan memilih agama yang mana itu kan beda-beda antara satu orang dengan orang yang lain,” sebut Aiman Witjaksono.

Keajaiban Al Qur’an

Meskipun pada sesi wawancara ini Aiman Witjaksono tidak menjelaskan secara langsung mengenai alasannya memilih untuk memeluk agama Islam, tetapi ia berbagi kisah kekagumannya pada Al Qur’an.

Aiman menceritakan mengenai matematika Al Qur’an di mana dalam kitab suci ini tersusun rapi huruf-huruf yang punya lawan kata dengan jumlah berulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya harus sampaikan, ya. Jadi di situ (di Al Qur'an) disebutkan antara lawan kata satu dengan yang lain, jumlahnya sama dalam Al Qur’an. Matematika Al Qur’an,” jelas Aiman Witjaksono.

“Dari 6000 sekian ayat, kalau orang yang bikin dulu nggak ada Microsoft Word, yang bisa menghitung kata apa jumlahnya berapa nggak ada dulu. Kok bisa ada kata-kata seperti itu?” terang Aiman Witjaksono. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT