News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Lansia di Boyolali Isi Waktu Puasa dengan Mengikuti TPA Lansia

Belajar membaca Al Quran dan mengenal huruf hijaiyah tidak hanya dilakukan oleh anak-anak dan remaja saja, namun para lanjut usia (lansia) pun bersemangat untuk belajar membaca Al Quran dan mengenal huruf hijaiyah di bulan Ramadhan. 
Senin, 27 Maret 2023 - 09:54 WIB
Suasana TPA lansia di Masjid Jami' As Sholihin, Boyolali, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolali, tvOnenews.com - Belajar membaca Al Quran dan mengenal huruf hijaiyah tidak hanya dilakukan oleh anak-anak dan remaja saja, namun para lanjut usia (lansia) pun bersemangat untuk belajar membaca Al Quran dan mengenal huruf hijaiyah di bulan Ramadhan

Seperti yang dilakukan oleh para lansia di Dusun Kalitlawah, Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dengan mengikuti kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) lansia di Masjid Jami' As Sholihin, Minggu (26/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan di lokasi, terlihat puluhan lansia, baik wanita dan laki-laki tampak antusias mengikuti TPA lansia, meski penglihatan sudah berkurang puluhan lansia tersebut tetap bersemangant menghafal huruf hijaiyah yang diajarkan oleh gurunya.

Takmir Masjid Jami' As Sholihin, Ahmad Saifudin, mengatakan, peserta ada sekitar 15 sampai 20 orang lansia. Kegiatan ini digelar setahun sekali di bulan Ramadhan. Tujuannya agar para lansia mempunyai bekal untuk akhirat.

Suasana TPA lansia di Masjid Jami' As Sholihin, Boyolali, Jawa Tengah. (Agus Saptono)

"Ini sudah berjalan dua kali Ramadhan. Alhamdulillah sampai saat ini antusias warga lansia bagus sekali. Banyak yang hadir mengikuti. Dari masyarakat juga mendukung," ujarnya.

Saifudin mengatakan, mengajar lansia mengaji perlu kesabaran yang tinggi. Sebab, lebih sulit dari pada mengajar mengaji usia anak-anak.

"Kalau lansia itu mereka lebih banyak lupanya. Jadi setiap pertemuan harus sering mengulang dan mengulang. Kalau anak-anak sekali bertemu diberi materi langsung bisa menangkap," ujarnya.

Salah satu peserta, Sri Lestari (56), mengaku senang bisa belajar mengaji di Masjid Jami' Solihin. Dengan mengaji bisa membuat hati tenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengisi waktu luang di bulan puasa, pagi habis Subuh ada, terus ini tadi siang ada juga, jadi rasanya ayem di hati. Puasanya jadi gak terasa, tahu-tahu udah sore. Insya Allah sedikit-sedikit bisa mengaji," ujarnya.

Dalam TPA lansia ini pihak masjid membagi menjadi dua kelas untuk pemula dan juga untuk tingkat membaca Al Quran.(Ags/Buz).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT