GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow! Berbahan Serat Pohon Pisang, Tas Produksi Banyuwangi Tembus Hawai

Berbahan kulit pohon pisang, kerajinan tas produksi warga Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil tembus pasar ekspor Hawai dan Afrika
Kamis, 5 Januari 2023 - 15:12 WIB
Aneka tas hasil kerajinan berbahan serat pohon pisang di Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Banyuwangi
Sumber :
  • Tim tvOne/happy oktavia

Jawa Timur, tvOnenews.com - Berbahan kulit pohon pisang, kerajinan tas produksi warga Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil tembus pasar ekspor Hawai dan Afrika.

“Kerajinan berbahan serat kulit pisang ini sudah mulai tahun 2000. Sekarang dikelola BUMDes,” kata Nuri, pengelola BUMDes Tambong, Kamis (5/1/2023) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain tas, kerajinan berbahan serat kulit pisang ini memproduksi beragam souvenir cantik. Seperti, tempat ponsel, nampan hingga peralatan makan dan minum.

Bahan dasar serat kulit pisang dikreasi dengan batok kelapa. Hasilnya, beragam kerajinan unik berhasil diciptakan warga. Yang menarik, para perajin kebanyakan justru kaum ibu-ibu. 

Kerajinan ini dikerjakan sekitar 150 orang ibu-ibu. Mereka sebelumnya dilatih hingga mahir saat pandemi Covid-19. Dengan kerajinana yang mereka geluti, mampu menopang perekonomian warga.

Selain di eksport ke Afrika dan Hawai, kerajinan serat pohon pisang ini juga di kirim ke wilayah Asia, yakni pasar Thailand.

Saat perhelatan MotoGP di Mandalika, Lombok, NTB, kerjinan rajut kulit pisang juga dijadikan souvenir oleh panitia ajang MotoGP.  

“ Sekali kirim bisa 20.000 biji,” jelasnya.

Proses pembuatan kerajinan ini cukup sederhana. Rata-rata, berbahan dasar anyaman. Lalu, dikreasikan dengan bahan lain. Sehingga, terkesan mewah.

Tak hanya mendongkrak ekonomi warga setempat, dalam satu bulan para perajin bisa mengantongi penghasilan minimal Rp600.000. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Adanya kerajinan ini cukup dirasakan warga, bisa membantu ekonomi,” kata Luluk (34), salah satu perajin. 

Kerajinan ini juga mengurangi angka pengangguran di Banguwangi, karena menyerap banyak tenaga kerja disektor non-formal. (hoa/mii) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT