News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibunya Dibentak Calon Istri, Seorang Pria Asal Palembang Batalkan Pernikahan Sehari Jelang Acara

Baru-baru beredar foto dan video di media sosial hingga viral. Video dan foto yang berdar itu mengabarkan tentang seorang pria asal Palembang, Sumatera Selatan.
Minggu, 25 Desember 2022 - 17:32 WIB
Ilustrasi Batal Nikah
Sumber :
  • Istimewa/istockphoto.com

tvOnenews.com - Baru-baru beredar foto dan video di media sosial hingga viral. Video dan foto yang berdar itu mengabarkan tentang seorang pria asal Palembang, Sumatera Selatan, membatalkan acara resepsi pernikahan sehari jelang acara. 

Sontak, kabar itu pun menyita dan menuai komentar netizen di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari informasi yang dihimpun dari media sosial penyebar kabar tersebut, bahwa pembatalan resepsi pernikahannya dikarenaka, sang pria bernama Anjas asal Palembang itu tak terima ibunya dibentak oleh sang calon istri. 

Bahkan yang lebih mirisnya, penyebab bentakan sang calon istri yang ditujukan ke Ibu Anjas, ternyata karena kurangnya uang asap sebesar Rp700 ribu. 

tvonenews

Di mana sebelumnya, uang asap yang diminta keluarga calon sang wanita sebesar Rp6,7 juta dan ternyata uang itu kurang Rp700 ribu.

Hal itu membuat keluarga wanita marah hingga membentak Ibu Anjas. Bahkan lebih sadisnya, sampai membanting pintu. 

Kemudian, dari infromasi yang beredar di media sosial, ternyata kejadian itu terjadi di rumah mempelai wanita, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, pada 17 Desember 2022 silam. 

Selanjutnya, Anjas pun mengakui bahwa dirinya marah, sebab ibunya dibentak sang calon istri. 

"Aku marah lah, itu kan orang tua aku," kata Anjas seperti yang dikutip dari akun media sosial Intagram undercovr.id, Minggu (25/12/2022). 


Kolase Foto Anjas dengan sang Calon Istri yang Merupakan Pasangan Batal Nikah di Sumsel 

Sambung Anjas menjelaskan, bahwa pembatalan resepsi pernikahan jelang sehari acara, karena sang calon istri meminta kekurangan uang untuk orang tuanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Duit tambahan untuk orang tua dia katanya gitu, digunakan untuk apa tidak tahu," ujar Anjas. 

Kemudian dari penjelasan Anjas, bahwasanya sebelumnya dirinya sudah memberikan uang mahar sebesar Rp35 juta rupiah. (aag)
    

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT