News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Resolusi Akhir Tahun Tercapai

Akhir tahun menjadi saat tepat dalam mengevaluasi kembali perjalanan hidup sepanjang tahun yang telah dilalui guna membantu mengetahui mana yang sudah tercapai
Rabu, 21 Desember 2022 - 06:49 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • ANTARA Foto

Jakarta - Akhir tahun menjadi saat tepat dalam mengevaluasi kembali perjalanan hidup sepanjang tahun yang telah dilalui guna membantu mereka mengetahui mana yang sudah tercapai, mana yang harus diperbaiki, atau dipertahankan serta adakah yang harus diperbarui demi mencapai hidup yang lebih baik atau disebut sebagai resolusi tahun baru.

Bagi mereka yang ingin menyusun resolusi, Head of Sequis Digital Channel Antonius Tan mengatakan guna mewujudkannya, diperlukan persiapan fisik dan mental, serta strategi dan komitmen. Untuk itu, dia seperti melalui keterangan tertulisnya, Rabu, berbagi kiat agar resolusi di tahun 2023 dapat terwujud dengan baik.

Lakukan satu hal dalam satu waktu

Dalam setahun, hanya ada 12 bulan sehingga manfaatkan setiap waktu dengan baik. Antonius menyarankan bagi yang ingin membuat resolusi, tanyakan pada diri sendiri mengenai hal-hal apa saja yang ingin diraih dan perkirakan apakah mungkin dapat diwujudkan sekaligus.

Bila resolusi berupa ingin mengubah sesuatu, misalnya gaya hidup, jangan langsung mengubah semua sekaligus. Lebih baik buat dulu daftar rencana dan laksanakan satu per satu dalam kurun waktu tertentu.

Ketika satu hal sudah dapat dilaksanakan dengan konsisten, baru lanjutkan ke resolusi berikutnya. Perubahan yang dilakukan secara terstruktur tentu kesempatan meraih pencapaian dengan hasil berkualitas akan lebih besar.

Susun to do list yang detail

Susun resolusi tahun baru secara detail mengenai apa saja yang ingin dicapai dan buatlah daftar cara yang akan ditempuh untuk mencapainya. Resolusi sebaiknya dibuat detail agar lebih mudah dijalani dan bisa diukur pencapaiannya.

Antonius menyarankan agar daftar aktivitas dibuat secara bulanan, kemudian jika merasa sudah terbiasa, akselerasikan lagi menjadi aktivitas mingguan.

Contohnya, jika ingin berlibur dan memerlukan bujet tertentu maka buat rincian jumlah yang perlu dipersiapkan, tentukan target jangka waktu untuk meraih bujet tersebut, dan buatlah perkiraan jumlah yang diperlukan secara bulanan.


Gunakan uang secara bijaksana

Investasi jangka panjang perlu masuk dalam daftar resolusi keuangan demi menjaga kestabilan finansial sepanjang tahun dan memiliki tujuan keuangan yang jelas pada akhir tahun atau tahun berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk melancarkan resolusi investasi ini, perlu juga mengubah gaya hidup dari konsumtif menjadi sederhana. Kemudian, mulai dari sekarang tata keuangan dengan cara membiasakan mencatat pemasukan dan pengeluaran yang sudah dilakukan baik per hari atau per minggu lalu lakukan evaluasi pada akhir bulan.

Catatan ini akan memudahkan untuk mengevaluasi mana barang atau pengeluaran yang dirasa tidak perlu atau tidak mendesak untuk dibeli pada bulan berikutnya. Dengan demikian, ada dana lebih yang bisa dialokasikan untuk investasi jangka panjang.

Bagi mereka yang terbiasa menggunakan kartu kredit dan fitur pembayaran pay later, perlu juga melakukan evaluasi untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting, tidak menggunakan kartu kredit sebelum transaksi sebelumnya dilunaskan.

Kemudian, apabila menggunakan kartu kredit dengan skema cicilan, maka pastikan membayarnya tepat waktu.

Antisipasi kemungkinan terjadinya kegagalan

Kemungkinan resolusi berisiko gagal akan selalu ada. Belum lagi, ada kabar bahwa pada tahun 2023 terjadi resesi. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan antisipasi agar terhindar dari rasa khawatir yang berlebihan.

Walaupun demikian, menurut Antonius, tanpa ancaman resesi pun hidup akan selalu penuh risiko sehingga sangat bijaksana jika orang-orang melakukan antisipasi kerugian finansial.

Caranya, yakni dengan cara diversifikasi investasi, meningkatkan dana darurat agar tersedia dana jika diperlukan mendadak dan melengkapi anggota keluarga dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan untuk menjaga likuiditas keuangan.

Menurut Antonius, memberikan perlindungan asuransi jiwa dan kesehatan bagi diri dan keluarga guna meminimalkan kerugian finansial bilamana dalam perjalanan mencapai resolusi terjadi gangguan, seperti sakit atau kecelakaan. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT