News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Fakta Menarik Tentang Drama Korea The Law Cafe yang Baru Saja Tamat!

Drama Korea The Law Cafe telah mencapai akhir kisahnya pada 25 Oktober 2022. Sebelum menonton secara keseluruhan, pahami terlebih dahulu terkait fakta menarik
Kamis, 27 Oktober 2022 - 18:01 WIB
Poster drama Korea The Law Cafe
Sumber :
  • Viu.com

Jakarta – Serial drama Korea The Law Cafe telah sampai di akhir kisah pasca penayangan perdana di 5 September 2022.

Drama Korea yang ditayangkan di Viu ini memiliki total 16 episode yang sebenarnya diangkat dari sebuah web novel romantis yang jadi hits di kalangan pecinta drama Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rating drama Korea The Law Cafe terbilang cukup tinggi. Pasalnya, menurut data dari Nielsen Korea, rating episode 7 drama Korea The Law Cafe meningkat 0,3 persen dari episode sebelumnya yang hanya mencapai 5,6 persen.

Capaian tersebut membuat drama Korea The Law Cafe berhasil mempertahankan posisi teratasnya untuk kategori drama yang tayang setiap Senin-Selasa waktu Korea Selatan.

drama Korea
Cuplikan drama Korea The Law Cafe (Viu.com)

Sinopsis The Law Cafe

Dilansir dari Viu.com, drama Korea The Law Cafe bercerita tentang Kim Jung-Ho (Lee Seung Gi). Dirinya dikisahkan sebagai seorang pria yang sangat pintar yang dulunya bekerja sebagai seorang jaksa.

Namun karena sang ayah terkena skandal korupsi, akhirnya Kim Jung Ho memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya. Sejak saat itu dia menganggur dan beralih profesi sebagai seorang tuan tanah yang menyewakan gedung miliknya.

Dalam drama Korea The Law Cafe, tersebut Kim Jung Ho juga dikisahkan hidup dari uang sewa yang dikumpulkan. Sementara itu, dirinya sendiri memilih tinggal di atap gedung.

Kim Jung Ho dikisahkan berteman baik dengan Kim Yoo Ri (Lee Se Young) sejak masih menjadi siswa di sekolah menengah. Sebenarnya, Kim Jung Ho telah lama menyimpan rasa terhadap Kim Yoo Ri.

Sosok Kim Yoo Ri dalam drama Korea The Law Cafe digambarkan sebagai seorang wanita cantik dan cerdas. Dirinya juga bersikap sesuai dengan keadilan yang dianut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Kim Yoo Ri memiliki pengalaman masa lalu yang kurang mengenakan dengan seorang pria. Hal tersebut akhirnya membuatnya membuatnya memutuskan untuk tetap melajang selama sisa hidupnya.

Sesuai judul drama Korea ini, Kim Yoo Ri dikisahkan bekerja sebagai seorang pengacara untuk sebuah firma hukum besar. Namun suatu hari Kim Yoo Ri memutuskan berhenti dari pekerjaaannya dan membuka “Law Cafe” di gedung yang dimiliki oleh Kim Jung Ho.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT