News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menengok Pameran Bonsai Bernilai Ratusan Juta di Kudus

Anda penyuka tanaman hias jenis bonsai pemirsa? Nah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, digelar pameran bonsai bertajuk Gebyar Festival Seni Bonsai.
Kamis, 13 Oktober 2022 - 11:01 WIB
Warga melihat pameran bonsai bertajuk Gebyar Festival Seni Bonsai di Kudus, Kamis (13/10/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Anda penyuka tanaman hias jenis bonsai pemirsa? Nah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, digelar pameran bonsai bertajuk Gebyar Festival Seni Bonsai yang menampilkan sedikitnya 250 tanaman bonsai berbagai jenis yang harganya hingga ratusan juta.

Selain sebagai ajang silaturahmi penggemar bonsai dari berbagai daerah, ajang ini sekaligus mengangkat potensi tanaman bonsai untuk mendorong perekonomian masyarakat khususnya di Kota Kretek.

Ratusan bonsai berbagai jenis itu dipamerkan di halaman Balai Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Bonsai yang dipamerkan bukan bonsai sembarangan. Tanaman hias yang satu ini mempunyai kualitas istimewa dengan harga yang cukup mahal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pameran yang bertajuk Gebyar Festival Seni Bonsai Patiayam tersebut digelar atas kerjasama pemerintah Desa Terban,  Rumah Bonsai Indonesia atau (RUBI) Kudus, dan Paguyuban Bonsai Terban selama enam hari mulai Sabtu-Kamis (8-13/10/2022).

Sedikitnya ada 250 bonsai dari berbagai macam jenis pohon yang dipamerkan. Antara lain bonsai serut, bonsai beringin, bonsai anting putri, bonsai santigi, hingga bonsai mustam.

Menurut pihak penyelenggara, pameran ini bertujuan untuk memantik semangat para pecinta bonsai. Terlebih, para pesertanya bukan hanya dari Kudus saja, melainkan pecinta bonsai yang ada di sekitaran eks-karesidenan Pati, seperti, Pati hingga Jepara.

Bonsai yang dipamerkan ini bukan hanya bonsai yang telah jadi saja, melainkan ada juga bonsai bahan yang masih dalam dalam proses pembentukan. Bonsai-bonsai tersebut juga dinilai oleh juri berkompeten untuk kemudian dipilih menjadi bonsai terbaik yang ada dalam pameran tersebut.

Dari ratusan bonsai tersebut memiliki variasi harga yang bermacam. Mulai dari ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah, harga tersebut tergantung jenis dan bentuk seni bonsai.

”Ada yang sampai Rp 250 juta, jenisnya santigi. Ada juga serut yang jadi best in show ditawar orang Rp 75 juta tapi yang punya orang Jepara belum berkenan. Ada lagi bonsai mustam yang karakter tua itu nilai jualnya sekitar Rp 100 jutaan,” kata Kosil salah satu panitia penyelenggara.

Sementara itu, Bupati Kudus Hartopo saat meninjau lokasi ikut terpikat dengan keindahan bonsai yang dipamerkan. Terlebih, beberapa di antaranya adalah bonsai khas lokal. Hartopo menyebut, pameran bonsai bisa ikut meningkatkan perekonomian warga setempat.

"Saya tadi sempat melihat-lihat, luar biasa indahnya. Pameran bonsai bisa ikut membangkitkan ekonomi kerakyatan Kabupaten Kudus. Bisa turut mengenalkan potensi Desa Terban," tuturnya

Peserta yang datang dari berbagai daerah juga bisa meningkatkan potensi wisatawan. Hartopo meminta peserta dari luar kota mengeksplor wisata alam maupun wisata religi yang ada di Kabupaten Kudus.

"Saya dengar banyak peserta dari luar kota juga. Selamat datang di Kudus. Sebelum pulang, harus menjelajah wisata di Kudus dulu," imbuhnya.

Selain pameran bonsai, dalam gebyar festival seni bonsai tersebut juga digelar pelepasan puluhan burung perkutut ke alam bebas sebagai wujud kepedulian sekaligus upaya melestarikan satwa serta ekosistem di lingkungan sekitar pegunungan Patiayam di Desa Terban. (Gml/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT