News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum TNI yang Viral Hajar Security Shopee Berakhir Damai, Tuai Sorotan Netizen

Setelah video viral oknum TNI menghajar sekurity Shopee Express di media sosial. Kabar terbaru Oknum TNI yang viral hajar security shopee berakhir damai, 8/10
Sabtu, 8 Oktober 2022 - 14:44 WIB
Perstiwa pemukulan oknum anggota tni terhadap security shopee.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Permasalahan bermula ketika kurir Shoppe an. Lalai mengirim barang ke rumah Serka M Siragil pada minggu 25 September 2022 sekitar Pukul 12.30 Wita

Karena barang tidak sesuai pesanan Serka M Siragil datang ke kantor shopee untuk komplain dan akan datang kembali bila uangnya tidak dikembalikan setelah 3 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada hari Rabu 5 oktober 2022 sekitar pukul 14.00 Wita Serka M Siragil datang kembali ke kantor shopee Jl. Bypas Dharmagiri dan terjadilah insiden perkelahian antara Serka M Siragil dengan I Nyoman Arta Diana yang kemudian dilerai oleh karyawan Shopee.

Setelah dilakukan mediasi antara dua pihak yang bertikai, akhirnya disepakati adanya jalur kekeluargaan dan damai.

Namun, netizen kembali mengomentari terkait insiden pemukulan oknum anggota TNI terhadap security shopee tersebut.

Beberapa netizen menyarankan oknum anggota TNI itu untuk belajar menggunakan aplikasi Shopee terlebih dahulu dan jangan hanya bersikap arogan.

Sebagian lagi netizen berpendapatan bahwa peristiwa itu bukan perkelahian, melainkan penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum TNI terhadap security shopee.

"Klo gak bisa belanja online.brlajar dl sama teman..batalkan lewat aplikasi bkn arogan...payah bro," tulis netizen

"Bukan perkelahian, tapi itu penganiayaan.... lihat lah video Security tidak ada melawan," tulis netizen.

"Itu udah masuk pidana, bkn kode etik. Jd musti dihukum sesuai UUM yg berlaku. TNI harus bersih dr oknum. Dirgahayu TNI," komen netizen

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perkelahian matamuu! Itu masuk penganiayaan ! Jelas2 itu anggota masuk ke dalam gudang dan di larang masuk oleh security. Lalu si anggota menonjok muka si security berkali-kali hingga di lerai oleh karyawan shoppe. Lalu datang lagi anggota berpakaian preman menghajar karyawan shoppe yg ingin melerai security yg di aniaya itu. GK perlu orang dewasa, anak kecil juga tau mana berkelahi mana penganiayaan jika sudah Melihat video itu," ungkap netizen

"Emang apa urusan satpam ama komplen order, ini jelas oknum nya yg nggak paham cara komplen belanja online. maen hantam aja...trs minta maaf? wiihhh.....bakal sering kejadian nih kek gini kalau nggak ada sanksi, minima dari institusi laaah walau udah damai. pas nyerang pake baju institusi pula," komen netizen. (ind)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT