News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Polisi Gadungan Terciduk oleh Warga, Berpangkat Kombes dan Ngaku Beli Seragam Bekas Seharga Ini

Viral polisi gadungan terciduk oleh warga, Berpangkat Kombes dan ngaku seragam bekas seharga Ini yakni Rp 15.000, Hingga viral di media sosial, Kamis 6/10/2022
Kamis, 6 Oktober 2022 - 17:39 WIB
Viral Polisi Gadungan Diciduk Warga.
Sumber :
  • tangkapan layar @kabarnegri

Jakarta - Viral polisi gadungan terciduk oleh warga, berpangkat Kombes. Polisi gadungan bernama Bayu Saputra (33) warga kelurahan Bukti Lama, Kecamatan lilir batat, Kota Pelembang ditangkap, Kamis (6/10/2022).

Polisi gadungan acapkali melancarkan aksinya karena mengaku sebagai penegak hukum. Tak ayal dapat menipu korbannya dengan mudah. Seperti video viral polisi gadungan yang mengaku beli seragam polisi seharga Rp 15.000

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral Polisi Gadungan Terciduk oleh Warga, Berpangkat Kombes dan Ngaku Beli Seragam Bekas Seharga Ini

Sebuah video mempelihatkan seorang pria menggunakan seragam Polri berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes) tengah diamankan warga.

Sosoknya pun ketika mengenakan seragam polisi berhasil direkam oleh warga dan hingga viral media sosial. Dalam rekaman video yang beredar tampak warga menanyakan alasan Bayu menggunakan seragam polisi dengan pangkat Kombes tersebut.

Saat itu, Bayu Saputra (33) sedang berada di atas sepeda motornya yang dipenuhi stiker polisi. Dia berusaha menghindari warga yang mencoba menghadangnya.

"Awas aku nak pulang," ucap Bayu dikutip dalam unggahan akun Instagram @kabarnegeri, pada Rabu (5/10/2022).

Tampak warga sangat geram hingga menarik baju yang dikenakan oleh polisi gadungan tersebut. Tak hanya itu, warga juga membuka kaca helm dan masker yang digunakan Bayu agar wajahnya terlihat jelas.

"Nah ini lah, lihat baju kau itu lah," ucap warga.

Kini polisi gadungan itu telah diamankan ke Mapolsek ilir baat II Kota Palembang. Kapolsek ilir Barat II Palembang, Kompol Irena saat dikonfirmasi awak media membenarkan polisi gadungan tersebut telah diamankan.

Dikutip dari VIVA, Saat ditemui di Polsek IB II Palembang, pria yang bernama Bayu Saputra, mengaku kelahiran tahun 1983. Berbeda saat viral menggunakan serama polisi berpangkat Kombes, ditemui di Polsek IB II Palembang, Bayu terlihat menggunakan seragam polisi dengan pangkat Bripka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya membeli seragam-seragam itu di kawasan Pasar 16 Ilir (Palembang), tepatnya di bagian seragam bekas (BJ) seharga Rp 15 ribu per seragam lengkap dengan nama," ujar Bayu, Rabu (5/10/2022).

Sementara itu, Kepala Polsek IB I Palembang Kompol Irene mengatakan bahwa polisi gadungan tersebut diringkus oleh Personel Reskrim Polsek Ilir Barat II setelah videonya vial di media sosial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT