Disebut Piala Konspirasi, Nikita Mirzani Menantang Najwa Shihab Untuk Melaporkannya ke Polisi: Kamu Udah Tidak Netral!
Kini Nikita kembali lagi memberikan sindiran bertubi-tubi kepada Najwa Shihab berkaitan dengan keberhasilannya setelah mendapatkan sebuah penghargaan bergengsi
Jakarta - Lagi-lagi, Nikita Mirzani kembali melakukan penyerangan terhadap Najwa Shihab yang semula perseteruan ini dimulai saat Najwa Shihab mengomentari tentang gaya hidup polisi yang hedon dan bermewahan.
Begitu banyak sindiran yang diterima Najwa Shihab, namun putri dari Ulama Indonesia, Quraish Shihab ini memilih bungkam untuk memberikan komentar balasan terkait sindiran yang dilontarkan Nikita Mirzani.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kini Nikita kembali lagi memberikan sindiran bertubi-tubi kepada Najwa Shihab berkaitan dengan keberhasilannya setelah mendapatkan sebuah penghargaan bergengsi.
Mbak Nana memberikan tanggapan dengan segala ujian yang dihadapi, serta menyinggung tentang virus dusta dan menceritakan dirinya sebagai seorang jurnalis.
“Alhamdulillah Hirobbil Alamin. Terima kasih banyak atas penghargaan ini. Teman-teman, hari-hari ini di tengah tsunami informasi dan virus dusta yang meracuni udara, saya percaya salah satu tugas jurnalisme adalah menggaungkan suara publik. Sesederhana itu sebetulnya yang saya lakukan dan dilakukan oleh begitu banyak jurnalis lain. Menyuarakan apa yang kami anggap penting,” ungkap Najwa Shihab saat menerima penghargaan.
Menurut Najwa Shihab, sebagai seorang jurnalis yang ingin membicarakan kebenaran selalu saja diuji dengan berbagai Intimidasi.
“Dalam upaya membicarakan kebenaran, selalu ada usaha untuk merobohkan nyali lewat intimidasi. Berbagai intimidasi, macam-macam bentuk intimidasi. Tapi tujuannya selalu satu, membangun rasa ngeri, menakut-nakuti supaya kita berhenti,” Lanjutnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, putri seorang ulama Indonesia, Quraish Shihab tersebut bahkan mengajak untuk semua pihak agar pentingnya menyebarkan nilai-nilai positif terhadap sesama.
“Karenanya mari rapatkan barisan teman-teman. Mari saling menularkan nyali, memperjuangkan nilai integritas, toleransi, pentingnya partisipasi, nilai-nilai yang kita percaya sama-sama di Narasi. Supaya selalu ada orang-orang di luar sana yang juga menolak berhenti dan terus berani. Terima kasih sekali lagi,” pungkasnya dengan didukung oleh tepuk tangan.
Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Putusan MA AS batalkan tarif Trump, Airlangga pastikan perjanjian dagang Indonesia–AS tetap berjalan sambil dikaji ulang dalam masa konsultasi 60 hari.
Beberapa hari lalu, mencuat terkait kabar Ibu Ketua BEM UGM diteror. Hal ini terjadi, usai Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto melontarkan kritik terkait kasus anak
Pengamat Kepolisian ISESS Bambang Rukminto lontarkan kritikan pedas terhadap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob ke seorang Siswa di Tual,
Sukses meniti karier di Liga Voli Korea selama dua musim, Megawati Hangestri Pertiwi membagikan pesan kepada para juniornya yang hendak berkarier abroad. (22/2)
Polri tidak hanya ungkap soal kepemilikan narkotika sekoper eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Namun, Polri juga bocorkan kronologi penyimpangan
Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Load more