News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Dua Orang Pemuda Lakukan Pungli Kepada Pedagang di Kawasan Lapangan Merdeka Medan

Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan aksi dua orang pemuda yang melakukan pungutan liar (pungli) kepada para pedagang di kawasan Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara.
Minggu, 18 September 2022 - 17:13 WIB
Dua Pemuda Lakukan Pungli Kepada Pedagang
Sumber :
  • instagram/@tkpmedan

Medan, Sumatera Utara - Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan aksi dua orang pemuda yang melakukan pungutan liar (pungli) kepada para pedagang di kawasan Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara.

Video tersebut dibagikan oleh salah satu akun instagram @tkpmedan pada Minggu (18/9/2022) memperlihatkan dua orang pemuda yang mendatangi pedagang di pinggir jalan Lapangan Merdeka dan meminta uang kepada mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemana kau, aku kerja sekarang, kan Rp150 ribu, aku minta Rp100 ribu, yang Rp50 ribu sudah," ujar pemuda tersebut.

Perdebatan pun terjadi antara dua pemuda tersebut dengan pedangang itu, sang pedagang meminta untuk membayar perhari karen menurutnya jika iya membayar sekali tiap bulannya terlalu berat baginya.

"Berat bang berat lah," jawab pedagang itu.

Pedagang tersebutpun berjalan meninggalkan pemuda yang melakukan pungli kepadanya menuju tempat jualannya, melihat hal tersebut salah satu pemuda yang melakukan pungli merasa kesal.

Ia langsung turun dari motor dan menghampiri pedagang yang tidak ingin membayar pungli kepadanya itu, keributan pun terjadi diantara keduanya dan sempat menarik perhatian pedagang di sekitarnya.

Bahkan pemuda tersebut terlihat kesal bahakan hingga mendorong-dorong pedagang tersebut dan menyuruhnya untuk pergi dari kawasan tersebut dan mencari tempat lain untuk berjualan.

"Yaudah kau cabut saja udah," ujar pemuda tersebut.

Pedagang tersebutpun menolak untuk membayar dan pergi dari kawasan tersebut, bahkan dia mengatakan jika kawasan tersebut merupakan lahan milik pemerintah sehingga pemuda tersebut tidak memiliki hak untuk mengusirnya.

"Kau main cabut cabut pula, darimana cabutnya, lahan pemerintah ini," balas pedagang itu.

Mendengar penyataan pedagang itu pemuda yang terlihat emosi tersebut pun mengeluarkan kata-kata kasar dan mengancam pedagang itu untuk segela pergi dan tidak berjualan lagi di kawasan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by TKP MEDAN (@tkpmedan)

Video tersebut hingga kini sudah mendapat ratusan likes dari netizen juga bermacam komentar yang mengecam aksi pungli yang dilakukan dua pemuda itu kepada pedagan di kawasan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT