News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Sekelompok Pemuda Intimidasi Seorang Anggota Polisi yang Diduga Sedang Intai Lokasi Konsolidasi Pendemo

Viral sebuah video di media soisal instagra dan menjadi perbincangan dari netizen menunjukan aksi sekelompok pemuda yang melakukan intimidasi kepada seorang anggota kepolisian.
Jumat, 16 September 2022 - 17:17 WIB
Pemuda Intimidasi Intel
Sumber :
  • instagram/@kabarnegri

Jakarta - Viral sebuah video di media soisal instagra dan menjadi perbincangan dari netizen menunjukan aksi sekelompok pemuda yang melakukan intimidasi kepada seorang anggota kepolisian yang sedang bertugas.

Video viral tersebut diunggah oles sebuah akun instagram @kabarnegri pada Kamis (15/9/2022) memperlihatkan sekelompok pemuda yang menghentikan seorang pengendara motor yang merupakan anggota kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada ketrangan video yang diunggah disebutkan jika anggota kepolisian tersebut sedang menjalankan tugasnya untuk mencari sebuah alamat yang dijadikan tempat konsolidasi para pendemo.

Pada video tersebut terlihat sebuah mobil berwarna putih menghadang seorang pengendara motor yang merupakan anggota kepolisian yang pada saat itu sedang menjalankan tugasnya.

Terlihat salah seorang pemuda langsung menghampiri polisi tersebut dan mengambil kunci motor milik polisi itu, sementara pada video yang diunggah terdengar juga  pemuda lainnya mengatakan jika pengendara tersebut merupakan seorang intel.

"Ada intel fotoin lokasi aksi liat, ada intel ada intel, ada intel lagi mata-matain rumah," ujar perekam video.

Bahkan sejumlah pemuda yang mengitimidasi anggota kepolisian tersebut menyoraki anggota polisi tersebut dan mengatakan jika dirinya ketakutan dan panik karena tertangkap sedang memata-matai rumah yang diduga menjadi tempat konsolidasi para pendemo.

Diketahui jika peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Tanah Manisan, Cipinang, Jakarta Timur pada Minggu (11/9/2022).

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kabar Negri (@kabarnegri)

Hingga kini video tersebut pun mendapat ratusan likes dan juga beragam komentar dari netizen yang pro dan kontra dengan aksi dari sekelompok pemuda tersebut yang mengintimidasi seorang anggota polisi.

"Lha bocah ntar dikerjain ma intel baru nangis," tulis salah satu netizen.

"Loh...demo bukannya gak dilarang bos...knp hrs di mata2i," komentar salah satu netizen.

"Tangkap lalu proses hukum selesai, jgn ksh kendor, jgn ada surat pernyataan + materai," tulis netizen lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waduhhh klo emang benar itu polisi..udh gak ada harganya lagi tuh si coklat," tulis netizen.

"Kok org demo dimata matai? udh gtu penyamarannya ketauan lgi," komentar netizen. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT