News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berulah Lagi! Hacker Bjorka Senggol Ketum PSSI Iwan Bule Soal Bos Judi: Gimana Rasanya Berteman Dekat dengan Bos Judi?

Bjorka si peretas menghebohkan Indonesia di tengah ramainya kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo. Tak hanya membobol data sipil, Hacker Bjorka bahkan menyentil para pejabat hingga presiden. Bahkan, Bjorka kembali menyinggung soal kasus pembunuhan aktivis Munir, lalu apa motifnya?
Selasa, 13 September 2022 - 15:41 WIB
Hacker Bjorka
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Jakarta – Bjorka si peretas menghebohkan Indonesia di tengah ramainya kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo. Tak hanya membobol data sipil, Hacker Bjorka bahkan menyentil para pejabat hingga presiden. Bahkan, Bjorka kembali menyinggung soal kasus pembunuhan aktivis Munir, lalu apa motifnya?

Berulah Lagi! Hacker Bjorka Senggol Ketum PSSI Iwan Bule Soal Bos Judi: Gimana Rasanya Berteman Dekat dengan Bos Judi?
Lagi-lagi, hacker Bjorka beraksi melalui akun Twitter barunya @bjorkanesian. Setelah lebih dulu bongkar data pribadi Johny G Plate, Tito Karnivan hingga Anies Baswedan, kini Bjorka membobol data Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochammad Iriawan atau Iwan Bule.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bjorka menyebarkan data pribadi Iwan Bule dalam tautan telegramnya, bahkan tercantum dari alamat hingga NIK milik Iwan Bule. Tak hanya itu peretas ini bahkan menyinggul soal pertemanan Iwan Bule dengan bos judi.

"Good Morning sir @iriawan84. How does it feel to be close friends with gambling bosses? (Selamat pagi pak @iriawan84, bagaimana rasanya berteman dekat dengan bos judi?)," tulis akun @bjorkanesian pada Selasa (13/9/2022).

Cuitan Bjorkan pun langsung menuai sorotan netizen. Namun, saat ini akun Twitter @bjorkanesian kembali ditangguhkan setelah aktif selama 6 jam.

Diminta Buka Kasus Ferdy Sambo, Bjorka Sentil Tito

Sebelumnya, akun media sosial Twitter @bjorkanism ditangguhkan setelah blak-blakan bongkar data pribadi para pejabat Indonesia dan berbagai data penting lainnya. Kini, hacker Bjorka kembali muncul menggunakan akun twitter lain yakni @bjorxanism.

Tampak tak kapok, hacker Bjorka kembali berulah. Kali ini peretas tersebut mencolek Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Melalui akun Twitter @bjorxanism pada Senin (12/9/2022), Bjorka mengunggah sebuah cuitan tentang hubungan Ferdy Sambo si dalang pembunuhan Brigadir J dengan Mendagri Tito.

¨Apa kabar Pak @titokarnavian_ banyak orang bertanya tentang kasus Sambo, tapi karena Sambo adalah ´orang Anda´. Saya harap Anda punya cukup waktu untuk menjawab pertanyaan rakyat Indonesia,¨ tulis akun tersebut.

Kini akun twitter @bjorxanism tersebut turut ditangguhkan.

Hacker Bjorka Ungkap Pembunuh Aktivis Munir

Hacker Bjorka kembali beraksi membongkar data sosok terduga pelaku pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib. Dengan berani, Bjorka membagikan tautan tentang sosok pembunuh itu melalui akun media sosial Twitternya @bjorkanism.

¨Ya aku tahu kalian semua sudah menunggu ini, jadi siapa yang membunuh pria baik ini?¨ tulis akun Bjorka pada Minggu (11/9/2022) sambil mencantumkan tautan artikel ´Siapa yang membunuh Munir´.

Melalui tatutan yang dibuatnya, hacker Bjorka menyebutkan bahwa pelaku pembunuhan Munir adalah Muchdi Purwopranjono. 

¨Siapa yang membunuh Munir,¨ bunyi judul tautan yang dibuat oleh Bjorka.

¨Saya akan memberi kalian nama jika kalian bertanya siapa yang berada di balik pembunuhan Munir. Dia adalah Muchdi Purwopranjono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya,¨ bunyi keterangan yang ditulis oleh Bjorka.

Tak hanya itu, Bjorka bahkan turut mengunggah data pribadi milik Muchdi Purwopranjono hingga tercantum juga nama NIK dan KK milik terduga pelaku pembunuhan Munir.

Diketahui, Munir yang merupakan koodinator dari Kontras yang sangat vokal dan mengungkapkan pelaku dibalik penculikan 13 aktivis pada tahun 1997-1998. Saat itu, Munir sedang dalam perjalanan ke Belanda demi menempuh pendidikan di sebuah universitas di Belanda yakni Universitas Utrecht, Amsterdam.

Munir menaiki pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-974 yang lepas landas pada 6 September 2004 dari Jakarta. Diketahui, pesawat yang dinaiki oleh Munir sempat transit di Changi Airport, Singapura sebelum akhirnya kembali lepas landas.

Munir Said Thalib dilaporkan meninggal dunia 2 jam sebelum mendarat di Amsterdam. Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian Belanda, ditemukan racun arsenic dalam tubuh Munir.

Dalam kasus pembunuhan Munir, Pollycarpus yang merupakan kru tambahan di penerbangan GA-974 dinyatakan sebagai pelaku dengan hukuman 20 tahun penjara. Namun, dia bebas setelah menjalani 14 tahun hukuman penjara.

Sedangkan, Muchdi Purwopranjono yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya sempat menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan Munir Said Thalib dengan motif dendam soal kasus penculikan aktivis 1997-1998 yang dibuka oleh Munir. 

Namun pada persidangan, Muchid tidak terbukti terlibat dalam penculikan sehingga pada 31 Desember 2008, Muchdi Purwopranjono terbebas dari dakwaan.

Hacker Bjorka kini kembali menyentil soal kasus pembunuhan Munir Said Thalib. Peretas itu bahkan menyinggung soal upaya yang dilakukan Presiden Jokowi.

¨Jokowi berjanji untuk menyelesaikan kasus kematian Munir kembali ditagih, karena sejak kontrak dibuat, kasus Munir masih dalam penanganan,¨ tulis Bjorka dalam akun Twitternya.

¨Kasus kematian Munir ini bahkan terancam kadaluarsa jika tidak ada penuntutan atau status korban tidak berubah menjadi pelanggaran HAM berat. Apa yang terjadi dengan janjimu Pak Presiden?¨ sambungnya.

Beberapa saat setelah artikel ini dibuat, akun Twitter @bjorkanism tampak dalam penangguhan. 

Hacker Bjorka Sentil Denny Siregar: Hidup Pakai Uang Pajak Rakyat tapi Malah Bikin Polarisasi?

Melalui cuitan akun Twitternya @bjorkanism pada Minggu (11/9/2022), peretas alias hacker Bjorka diketahui menyinggung Puan Maharani dan Erick Thohir soal kenaikan harga BBM. Kini, Bjorka juga menyentil pegiat media sosial Denny Siregar.

¨hai @Dennysiregar7. Bagaimana rasanya hidup menggunakan uang pajak dari orang Indonesia tapi malah menggunakan internet untuk mempolarisasi orang?", tulis akun twitter @bjorkanism.

Fenomena hacker Bjorka menuai sorotan netizen. Bahkan di media sosial Twitter tagar Bjorka menduduki posisi teratas dalam trending di aplikasi burung biru itu. Netizen pun memberikan berbagai macam komentar.

¨Bjorka adalah pahlawan baru bagi rakyat Indonesia yg ingin merdeka dari ketertindasan pemerintahnya sendiri. Yg setuju acungkan jempolnya,¨ kata netizen.

¨Kominfo masih ribet ngelacak bjorka, manager dedi kobuser dah dapet kontaknya,¨ komentar netizen.

¨Fenomena Bjorka, harusnya membuat pemerintah sadar diri, mengakui kelemahan, kegagalan, ketidak becusan kerja bangun pertahanan cyber, lalu minta maaf kepada masyarakat Indonesia,¨ tulis netizen. 

Bjorka Unggah Cuitan Ungkap Motifnya Sentil Pemerintahan

Sebelumnya, melalui akun Twitternya @bjorkanism, hacker Bjorka mengunggah cuitan yang berisi tentang curhatan motifnya dalam meretas data di Indonesia.

¨Ini adalah era baru untuk berdemo dengan cara berbeda. Tak akan ada yang berubah jika orang bodoh masih diberikan kekuatan besar. Pemimpin tertinggi dalam teknologi harus ditugaskan kepada seseorang yang mengerti, bukan politisi dan bukan seseorang dari angkatan bersenjata, karena mereka hanyalah orang-orang bodoh,¨ tulis akun @bjorkanism yang kini sudah ditangguhkan.

¨Saya ingin menunjukkan betapa mudahnya untuk masuk ke berbagai pintu karena kebijakan perlindungan data yang buruk. Apalagi jika dikelola oleh pemerintah," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hacker Bjorka juga menyebutkan bahwa dirinya mempunyai seorang teman asal Indonesia yang tinggal di Warsaw, Polandia.

¨Saya punya teman orang indonesia yang baik di warsawa, dan dia bercerita banyak tentang betapa kacaunya Indonesia. saya melakukan ini untuknya,¨ cuit hacker Bjorka dalam akun Twitternya. (rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT