News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Konten Zavilda TV yang Dianggap Maksa Wanita Non Muslim Pakai Hijab, Menuai Reaksi Komentar Netizen

Beberapa waktu lalu ramai konten Zavilda TV yang meminta wanita non muslim pakai hijab, Menuai reaksi komentar netizen yang kontra atas sikap pembuat konten.
Selasa, 30 Agustus 2022 - 15:55 WIB
Ramai Konten Zavilda TV yang Meminta Wanita Non Muslim Pakai Hijab, Menuai Reaksi Komentar Netizen
Sumber :
  • tangkapan layar

Vilda yang mengenakan pakaian bercadar serba hitam dan kacamata itu lalu menanyakan agama dari wanita seksi tersebut, yang merupakan agama islam.

"Kebetulan kan, kakak islam, jadi kakak punya kewajiban untuk menutup aurat, saya nggak maksa cuma dsini sebagai renungan kakak aja, mungkin sebentar aja. bentar dilepas lagi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlihat sang wanita tersebut tak nyaman akan paksaan dari Vilda hingga menampilkan gestur tak tahan berada di tempat itu dan segera pergi sambil terus dipaksa dengan kata-kata bujukan dari Vilda.

Sontak saja, perlakuan yang dilakukan oleh Zavilda ini menuai banyak reaksi negatif dan atas sikap kontra yang ditunjukkan oleh wanita yang mengenakan cadar tersebut. Namun ada juga yang pro.

Zavilda TV (via-viva)

Niatnya untuk mengingatkan hal baik tentang agama, tetapi lebih terkesan menyudutkan perempuan yang dihampirinya, dengan judul video click bait.

"Wanita beragama Kristen disuruh berhijab, oleh sekelompok orang bercadar demi konten, bayangkan bila yang melakukan itu dari orang non-muslim," tulis netizen.

"Duh.. makna toleransi itu tidak perlu harus mengikuti cara-cara agama lain. Coba dibalik, suruh pakai baju biarawati dengan Rosario dan kalung salib, mau gak? Atau pakai jubah bikhuni (biksu wanita Budha+rambut dicukur gundul, mau gak?," ujar netizen

"Bnyk pelanggaran berat dari video ini, Datang tak diundang, merasa berhak menutupi aurat orang lain, Nanya agama belakangan, pokoknya insist tutupi dulu, Sudah ditolak, tetap dikejar agar mau ‘mendengarkan dakwahnya sbg renungan’ Entah apa lg namanya jika bukan MAKSA..." tulis cuitan netizen

"Toleransi itu gak gitu di suruh pakai pakaian agama lain, yg ada saling hormat menghormati dalam perbedaan," tulis netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di ajari yg bagus ko pada ngedumel sih gimana Islam mengajarkan umatnya apalagi cara Islam memperlakukan seorang wanita apa iya masih dibilang radikalisme paling juga di senyumin para ulama ulama negri ini kuberi tahu setiap diri muslim sudah menjadi kewajiban mengemban ajarannya," tulis komentar netizen.

Tak sampai disitu, netizen ramai-ramai report akun Youtube dari Zavilda TV karena merasa geram akan konten yang dinilai tidak pantas karena terkesan memaksa seseorang. (ind)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT