News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkumham Kukuhkan Lagu Viral ‘Ojo Dibandingke’ Milik Abah Lala

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengukuhkan hak cipta lagu viral ‘Ojo Dibandingke’ milik Agus Purwanto atau yang biasa dikenal dengan sebutan Abah Lala.
Jumat, 19 Agustus 2022 - 12:19 WIB
Tangkapan Layar Momen Pemberian Penghargaan untuk Abah Lala dan Farel oleh Kemenkumham
Sumber :
  • Youtube Pusdatin KumHam

Jakarta - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengukuhkan hak cipta laguOjo Dibandingke’ milik Agus Purwanto atau biasa dikenal Abah Lala.

Dilansir dari kanal YouTube Pusdatin KumHam pada Jumat (19/8/2022), Kemenkumham secara resmi mengukuhkan lagu tersebut dalam acara Malam Syukuran Peringatan HUT ke-77, Kamis (18/8/2022)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini Abah Lala ini perannya sangat sentral, kalau tidak diciptakan sama Abah Lala ini Farel tidak bisa menyanyikan Ojo Dibandingke. Ini hak penciptaan pencatatan, berlaku selama hidup pencipta terus berlangsung selama 70 tahun setelah pencipta pergi meninggal dunia, jadi selama-lamanya, terima kasih,” ungkap Menkumham Yasonna Laoly, dikutip oleh tvOnenews, Jumat (19/8/2022). 

Yasonna mengatakan untuk mengambil hak cipta biasanya cukup Dirjen, tapi untuk lagu ini, menteri yang langsung mengambil.

“Biasanya yang tandatangani hak cipta itu cukup Dirjen, Direktorat hak cipta, tapi ini menteri yang teken langsung,” kata Yasonna.

Lebih lanjut, Yasonna mengungkapkan bahwa dengan adanya hak cipta lagu tersebut, jika ada orang yang ingin memakai lagu itu harus membayar royalti. 

Royalti itu nantinya akan diurus oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). 

“Ini lagu viral supaya dia dapat perlindungan Hak Kekayaan Intelektualnya, kalau suatu saat ada yang mau pakai lagu itu, bayar, dia punya hak kekayaan intelektual, ada royaltinya. Nanti masuk ke LMKN, jangan sembarangan kutip karena kita sudah kasih haknya,” tambahnya. 

Sebagai informasi, Menkumham juga mengangkat Farel Prayoga menjadi Duta Kekayaan Intelektual dalam kategori pelajar berprestasi. Piagam tersebut diberikan kepada Farel dalam acara yang sama.

Yasonna berharap putra-putri bangsa lainnya dapat berani untuk menunjukkan bakat masing-masing. Ia juga berharap hal ini mampu mengajak anak-anak untuk dapat bermimpi bahwa mereka memiliki potensi dan talenta. 

Farel Prayoga menjadi perbincangan publik usai menjadi bintang tamu dan tampil di Istana Negara dalam rangka memperingati HUT RI ke-77. 

Dalam peringatan Hari Kemerdekaan itu, salah satu lagu yang dinyanyikan Farel adalah ‘Ojo Dibandingke’ .

Presiden Jokowi serta Iriana hingga para tamu undangan terlihat sangat menikmati penampilan Farel. Bahkan para menteri pun maju ke depan untuk berjoget bersama Farel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(mg1/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT