News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diam Hingga Didepak oleh HYBE, Kim Garam Akhirnya Buka Suara SoalTudingan Tindakan Kekerasan di Sekolah

Baru-baru ini mantan personel girl grup asal Korea Selatan LE SSERAFIM, Kim Garam, merilis pernyataan pribadi terkait tudingan tindakan kekerasan di Sekolah
Kamis, 11 Agustus 2022 - 19:03 WIB
potret mantan personel LE SSERAFIM, Kim Garam.
Sumber :
  • Instagram @le_sserafim

Jakarta - Baru-baru ini mantan personel girl grup asal Korea Selatan LE SSERAFIM, Kim Garam, merilis pernyataan pribadi terkait tudingan tindakan kekerasan di Sekolah. 

Dilansir dari akun Instagram @panncafe pada Kamis (11/8/2022), pada tanggal 10 Agustus 2022, sebuah akun Instagram dengan username (@y__urm) mengklaim bahwa dirinya adalah Kim Garam. Akun tersebut mengunggah pernyataan secara pribadi terkait tudingan kekerasan di Sekolah yang sempat ramai beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Halo, ini Kim Garam. Pertama aku ingin menyampaikan permintaan maafku. Aku berusaha keras untuk mewujudkan impianku, tetapi memang benar bahwa aku takut tindakan masa laluku dapat menghancurkan mimpi yang telah aku capai,” ungkap Kim Garam dalam pernyataan tersebut.

“Semakin hari, aku semakin takut dengan kritik yang ditujukan kepadaku. Dan jika diberi kesempatan, aku ingin mengungkapkan posisiku dengan jujur,” tambahnya.

Dalam pernyataan tersebut, Garam mengaku tidak pernah memukul atau menyerang siapapun. Ia juga mengaku bahwa dirinya tidak pernah meminum (alkohol) dan merokok.

Selain itu, ia mengaku ia tidak pernah melecehkan atau melakukan penindasan kepada siapapun. 

Garam menceritakan peristiwa kekerasan sekolah yang terjadi di tahun pertama sekolah menengah antara bulan Maret-Mei. Ketika Yoo Eunseo tertangkap berbicara buruk dibelakang teman-teman dan mengambil foto teman lain dengan pakaian dalam mereka lalu mengunggahnya.

Garam mulai berdebat dengan Yoo Eunseo karena ia berpikir untuk membantu teman-teman yang menjadi korban. 

Akhirnya, Kim Garam memaki Yoo Eunseo. Saat itu ia mengaku tidak berpikir jangka panjang bahwa berdebat dengan Eunseo adalah perilaku yang salah.

Saat itu ia berpikir untuk setia membantu temannya yang menjadi korban. Ia mengaku saat itu persahabatan adalah hal yang penting bagi dirinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Garam pada saat itu berada pada usia dimana ia menikmati waktu bersama dengan teman-temannya. Ia mengaku bahwa perilakunya salah dan kesalahan dari tindakan kikuk pihaknya, tetapi ia tidak ingin membenci diri sendiri atas apa yang dilakukannya saat itu.

Garam mengaku, debut sebagai anggota girl grup adalah hal yang diimpikannya, ia tidak akan melupakan hal itu dalam hidupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT