News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Auto Panik! Pengunjung Naiki Wahana Permainan Seperti Hysteria, Mengira Sudah Selesai dan Lepas Sabuk Pengaman Ternyata Naik Lagi

Baru-baru ini beredar video pengungjung taman hiburan yang sedang menaiki wahana Hysteria yang melepas sabuk pengaman padahal wahana tersebut masih berjalan.
Kamis, 30 Juni 2022 - 20:26 WIB
tangkapan layar akun @janjijemari
Sumber :
  • tiktok/ @janjijemari

Jakarta - Baru-baru ini beredar video seorang pengunjung taman hiburan yang sedang menaiki wahana seperti Hysteria yang melepas sabuk pengaman padahal wahana tersebut masih berjalan.

Video tersebut di unggah oleh akun tiktok bernama @janjijemari sempat menjadi perbincangan netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada video yang diunggah terlihat dua orang pengunjung taman hiburan yang sedang menaiki salah satu wahana seperti wahana permainan Hysteria, Hysteria merupakan salah satau wahana yang memacu adrenalin.

Hysteria sendiri merupakan salah satu wahana ekstrem karena orang yang menaikinya akan dibawa naik hingga mencapai ketinggian maksimal lalu secara mendadak wahana akan menurunkannya dengan kecepatan tinggi.

Dalam video yang diunggah dua orang pengunjung yang menaiki wahana bermain tersebut mengira jika wahana tersebut sudah berhenti lalu melepas sabuk pengaman dan mencoba untuk turun.

Namun, tanpa disangka hanya selang beberapa detik wahana permainan yang menyerupai Hysteria itu justru naik kembali.

Terlihat kepanikan dari kedua pengunjung tersebut karena sudah melepas sabuk pengaman yang mereka pakai, keduanya pun terlihat sibuk memasang kembali sabuk pengaman tersebut.

Pada kolom komentar pemilik video juga mengatakan jika mereka sudah beberapa kali menaiki wahana tersebut bahkan mengaku sudah mengetahui kapan waktu wahana tersebut berhenti dan mulai.

"Halo semua, fyi kita uda naik wahana ini 4x berturut turut yaah!! Jadi kita uda tau waktu berhenti dan mula," tulisnya pada unggahan Tiktok

Namun ia mengatakan jika pada saat itu kondisi tengah gerimis dan keduanya ingin bergegas untuk turun dan berteduh.

"Tapi kebtulan waktu itu karna udah selesai dan mulai gerimis akhirnya kita mau turun buat neduh,"

Ia juga mengatakan jika pengunjung yang menaiki wahana tersebut disuruh untuk melepas sabuk pengamannya sendiri dan untuk pengaman lainnya akan dilepas oleh petugas secara otomatis menggunakan hidrolik.

"Emang dari awal disuruh ngelepas sabuk pengaman sendiri dan buat pengaman selanjutnya bakal dilepas oleh petugas secara otomatis pakai hidrolik" sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini video tersebut sudah ditonton sebanya 19 juta kali, dan 2,3 juta orang menyukai video tersebut dan mendapatkan lebih dari 10 ribu komentar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT