News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terjadi Lagi, Keisya Levronka Kembali Gagal Nyanyikan Lagu Miliknya Tak Ingin Usai, Citra Scholastika Buka Suara

Terjadi lagi, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesia Idol, Keisya Levronka kembali gagal dalam menyanyikan lagu miliknya berjudul Tak Ingin Usai.
Sabtu, 25 Juni 2022 - 14:19 WIB
Terjadi Lagi, Keisya Levronka Kembali Gagal Nyanyikan Lagu Miliknya Tak Ingin Usai, Citra Scholastika Buka Suara
Sumber :
  • Instagram @keisyalevronka

Jakarta - Terjadi lagi, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Keisya Levronka kembali gagal dalam menyanyikan lagu miliknya berjudul Tak Ingin Usai.

Alumni Indonesia Idol itu bernyanyi live di Sarinah DKI Jakarta dengan disaksikan para penggemarnya yang menantikan lagu andalannya Tak Ingin Usai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat mencapai nada tinggi, Keisya Levronka kembali tak bisa menyelesaikannya dengan mulus.

Terlihat ia sempat kelepasan dan berteriak saat menyanyikan nada tinggi di lagunya.

Sontak aksi Keisya Levronka yang gagal menyanyikan nada tinggi lagunya menjadi viral dan trending di Twitter.

Video penampilan Keisya Levronka itu banyak beredar di sosial media, seperti salah satu akun TikTok milik @Reeeeeei Sabtu (25/6/2022).

Sejumlah warganet pun langsung memberikan cibiran terhadap aksi Keisya tersebut.

"Pas huooooooooooh nya ya ampun kek lagi neriakin orang," tulis akun @gaaeggaa.

"Cukup jangan konser lagi," tlis @vita

"Kalo sekali bisalah dibilang grogi karena udh lama gak live. Kalo kedua kalinya berarti emang gabisa," tulis akun @bela.

Meskipun mendapat banyak hujatan dari warganet, Citra Scholastika selaku penyanyi pun ikut angkat bicara atas hal tersebut.

Berbeda dengan yang lain, ia justru mengatakan hal tersebut wajar bagi seorang penyanyi dalam gagal menyanyikan sebuah lagu.

Bahkan Citra Scholastika juga mengingatkan bagaimana ia dulu yang sempat grogi dan lupa lirik saat awal-awal menampilkan lagu miliknya berjudul Pasti Bisa.

"Banyak yang bully Keisya karena belum berhasil nyanyiin live lagu sendiri. Jadi inget pertama kali aku rilis bawain LIVE TV lagu terlarisku “pasti bisa” aku lupa lirik dari kata pertama hingga akhr sampai fals.  Malunya ngga bs dilupain sampai 10 th kemudian."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nah…Bukannya mau wajarin. Tapi memang setiap penyanyi punya “part malu” masing- masing yang ngga bisa ditebak kapan datangnya. Sama halnya setiap penyanyi ngga bisa tebak kapan lagunya viral kapan juga lagunya hanya jadi pelengkap," tulisnya.

Tak sampai disitu, Citra Scholastika juga menjelaskan mengenai proses tampil live dan memberi semangat untuk artis pendatang baru tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT