News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Demi Konten, Akhirnya Pria Ditarik Orangutan Hingga Menjerit, Kini Klarifikasi Minta Maaf Bawa Orangtuanya

Viral pria ditarik orangutan karena lewati pagar pembatas kebun binatang, Kini klarifikasi minta maaf atas kejadian dengan membawa orangtuanya. Kamis (9/6/2022)
Kamis, 9 Juni 2022 - 15:33 WIB
Hasanal Arifin saat ditarik oleh orangutan.
Sumber :
  • viva

Jakarta - Viral demi konten, akhirnya seorangpria ditarik orangutan karena lewati pagar pembatas Kebun Binatang, Kini klarifikasi minta maaf atas kejadian tersebut, Kamis (9/6/2022)

Beredarnya video senin (6/6) viral pria ditarik orangutan di Kebun Binatang Kasang Kulim Kabupaten Kampar, Riau. Pria bernama Hasan nekat melompat melewati pagar pembatas kandang Orangutan, hanya demi konten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga akhirnya terjadi insiden dirinya ditarik paksa oleh Orangutan dari dalam kandang, menarik baju warna putihnya hingga robek, lalu ke pergelangan kaki hingga membuatnya menjerit karena merasa panik, sebelum dibantu oleh seseorang.

Atas beredarnya video viral Hasan nekat melompat melewati pagar pembatas kandang Orangutan, kini ia meminta maaf dan buat video klarifikasi yang diunggah oleh akun @lambeturah_official terlihat bersama orangtuanya dan perwakilan dari pihak kebun binatang

Melalui video klarifikasi Hasan menuturkan permintaan maaf.
"Assalamu alaikum Warahmatullahi wabarakatuh, Saya Hasanal Arifin ingin meminta maaf melalui pihak kebun binatang Kasang Kulim Zoom atas perbuatan yang saya lakukan karena saya telah melewati pagar pembatas kebun binatang tersebut, dan saya ingin meminta maaf atas viralnya konten saya tersebut dan saya tidak sama sekali tidak membuat kebun binatang tersebut menjadi buruk,"ucapnya

Dan orangtau dari Hasan pun ikut berbicara dan minta maaf atas perlakuan anaknya tersebut.

"Dan saya pihak dari orangtua Hasanal Arifin meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh anak saya pada pihak kebun binatang,'ucap orangtua Hasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unggahan video klarifikasi dan minta maaf dari Hasan yang viral demi konten melompat melewati pagar pembatas kandang orangutan, mendapat banyak komentar dari netizen, yang membanjiri kolom komentar, kebanyakan netizen menganggap video klarifikasi tersebut hanya membuat semakin tertawa.

"Cara mengatasinya bukan ditarik2 orang nya, tapi bisa dengan memberi makan misal buah2 agar dia terpokus ke makan, itu makanya kenapa kalau mau traking para gaide tour bawa bekal buah, selain agar orang utan nya datang dan tidak menyerang ke pengunjung itu kalau di hutan, apalagi ini kan didalam kerangkeng dan dia tidak menyerang," ucap netizen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT