News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Berhenti Berkuda saat Lihat Ibu Korban Tabrak Lari, Langsung Beri Bantuan Rp10 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi berhenti berkuda saat melihat ibu korban tabrak lari di Sumedang, langsung beri bantuan Rp10 juta dan lanjutkan agenda kirab budaya.
Senin, 4 Mei 2026 - 06:05 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Korban Tabrak Lari
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Aksi tak terduga Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan publik saat menghadiri rangkaian kegiatan budaya di Sumedang

Di tengah iring-iringan berkuda bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ia tiba-tiba menghentikan langkah kudanya setelah melihat seorang ibu korban tabrak lari duduk di depan sebuah rumah. Momen itu sontak menarik perhatian warga yang berada di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut terjadi dalam rangkaian kegiatan Kirab Mahkota Binokasih di Sumedang, yang juga menjadi bagian dari agenda Milangkala Tatar Sunda sekaligus Hari Jadi Sumedang ke-448. 

Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kemeriahan budaya, tetapi juga menjadi ruang interaksi langsung antara pejabat dan masyarakat.

Saat kejadian berlangsung, Dedi Mulyadi tengah berkuda bersama putri kecilnya, Nyi Hyang, yang terlihat menaiki kereta kuda bak tuan putri. 

Momen tersebut terekam dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya, KANG DEDI MULYADI CHANNEL (3/5/2026), ketika rombongan melintas sambil menyapa warga Sumedang yang antusias menyambut.

Namun suasana berubah ketika Dedi Mulyadi melihat kondisi seorang ibu yang diduga menjadi korban tabrak lari. Ia pun langsung menghentikan perjalanan dan mendekati lokasi kejadian.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Korban Tabrak Lari di Sumedang. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

“Ibu, kenapa?” tanya Dedi Mulyadi.

“Ketabrak motor,” jawab sang ibu.

Melihat kondisi tersebut, staf Dedi Mulyadi sempat berupaya membantu ibu itu untuk berdiri agar bisa mendekat. Namun Dedi Mulyadi memilih agar ibu tersebut tetap berada di tempatnya demi kenyamanan.

“Kenapa ibu teh, kunaon?” tanya Dedi Mulyadi kembali.

“Ketabrak motor,” ulang ibu tersebut.

Dedi Mulyadi kemudian menanyakan apakah ada informasi terkait kendaraan yang menabrak ibu tersebut. 

Salah seorang warga yang berada di dekat lokasi menyebutkan bahwa pelaku sempat kabur.

“Awalnya kabur, Pak,” ujar warga tersebut.

Tanpa banyak pertimbangan, Dedi Mulyadi langsung mengambil keputusan untuk memberikan bantuan.

“Ya sudah, kasih Rp10 juta saja,” ucapnya.

Mendengar hal tersebut, sang ibu tampak terharu dan tidak menyangka akan mendapat perhatian serta bantuan langsung dari Dedi Mulyadi. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan ucapan terima kasih.

“Masyaallah, makasih Pak. Nuhun pisan, Pak,” ucap ibu tersebut dengan haru.

Staf Dedi Mulyadi kemudian segera menyerahkan uang tunai sebesar Rp10 juta sesuai arahan. 

Setelah memastikan kondisi ibu tersebut, Dedi Mulyadi kembali melanjutkan perjalanan menuju agenda seremoni Kirab Mahkota Binokasih.

Di sisi lain, kegiatan Kirab Mahkota Binokasih sendiri merupakan bagian penting dari pelestarian budaya Sunda. 

Mahkota Binokasih yang diarak dalam acara tersebut memiliki nilai filosofis tinggi, mencerminkan ajaran silih asah, silih asih, dan silih asuh. 

Nilai-nilai tersebut diharapkan terus hidup di tengah masyarakat sebagai fondasi kehidupan yang penuh kasih sayang, gotong royong, dan kebijaksanaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini pun semakin menegaskan bahwa momen budaya tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang kepedulian sosial yang nyata di tengah masyarakat.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT