Nyalinya Boleh Juga, John Kei Tak Kalah Nekat dengan Hercules, Ternyata Asal-usul sebagai Preman Dimulai di Sini
- Kolase Tvonenews.com
Ia sempat tinggal bersama saudara, namun tidak bertahan lama hingga akhirnya hidup di jalanan.
"Sampai di Surabaya, ketemu saudara, tinggal bersama saudara, mungkin sekitar satu bulan nggak cocok, akhirnya tinggal di pinggir jalan," ungkapnya.
- Istimewa
Di tengah kondisi tersebut, ia sempat mendapatkan bantuan dari seorang hamba Allah dari sebuah gereja, dan mulai menata kembali hidupnya, meski jalan yang ditempuh tetap penuh tantangan.
Perjalanan hidupnya kemudian membawanya ke Jakarta, tepatnya di kawasan Berlan, Jakarta Pusat.
Di sinilah namanya mulai dikenal luas, seiring dengan keterlibatannya dalam berbagai aktivitas yang membuatnya menjadi sosok yang disegani sekaligus ditakuti.
Meski dikenal keras, John Kei mengaku bahwa kehidupannya sejak kecil dipenuhi kesulitan.
Ia bahkan mengakui bahwa pengalaman pahit itulah yang membentuk dirinya hingga seperti sekarang.
Selain itu, ia juga sempat memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Namun, rencana tersebut harus terhenti akibat berbagai persoalan hukum yang menjeratnya.
"Saya berniat mau lanjutkan ke kampus Jayabaya, tapi kebetulan karena kasus ini (dia di tahan ke Nusakambangan)," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, John Kei pernah tersandung sejumlah kasus hukum, termasuk kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung pada 2012.
Ia kemudian menjalani masa tahanan di Nusakambangan.
Selama berada di dalam lapas, ia mengaku menemukan perubahan dalam hidupnya dan mulai merasakan kehidupan yang lebih baik dibanding masa lalu.
Terlepas dari berbagai kontroversi yang melekat, perjalanan hidup John Kei menjadi gambaran bagaimana seseorang bisa tumbuh dari kondisi sulit, mengambil keputusan berani, hingga akhirnya dikenal luas dengan segala konsekuensinya. (gwn)
Load more