News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pak Kades Merasa Warga Sudah 30 Tahun Berjasa di Jembatan Cirahong, Dedi Mulyadi: Semoga Jadi Amal Kebaikan

Dedi Mulyadi merespon pernyataan Pak Kades yang merasa warga sudah 30 tahun berjasa di Jembatan Cirahong. Dedi Mulyadi mendoakan warga yang sudah jaga jembatan.
Senin, 13 April 2026 - 23:40 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

tvOnenews.com - Kasus viral adanya pungutan liar atau pungli di Jembatan Cirahong terus mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Persoalan ini bermula dari sebuah video di media sosial yang menunjukkan adanya aktivitas pungutan uang bagi kendaraan yang akan melintasi Jembatan Cirahong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut sontak langsung viral dan memicu berbagai opini di masyarakat.

Ada yang menganggap hal itu bukan pungli karena pengendara tidak dipaksa untuk bayar dan memang keberadaan warga sekitar membantu mengatur lalu lintas dan keamanan.

Namun di sisi lain, ada juga yang menilai itu sebagai pungli karena jalan tersebut adalah jalan umum yang tidak semestinya membayar apabila ingin lewat.

Kang Dedi Mulyadi langsung bergerak cepat dalam merespon kasus ini.

Sebagai Gubernur, Dedi Mulyadi memang dikenal aktif memberantas pungli yang ada di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi yang juga sudah terjun langsung ke lokasi langsung memberikan perintah tegas bahwa tidak boleh ada lagi pungutan apa pun bagi kendaraan yang akan melintasi Jembatan Cirahong.

Tak lama berselang, muncul video di media sosial yang disebut sebagai tanggapan dari kepala desa setempat yang nampaknya keberatan jika pungli di Jembatan Cirahong dihentikan.

Di dalam video tersebut, diungkapkan pula bahwa Jembatan Cirahong sudah diatur oleh warga selama 30 tahun.

"Kami minta solusinya yang terbaik, jangan sampai bapak-bapak yang pemangku kebijakan mengambil keputusan tapi merugikan salah satu pihak," tegas Pak Kades, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel. 

"Bapak harus tahu kondisinya seperti apa, Jembatan Cirahong ini bukan viral pada saat ini, tidak, ini sudah ada yang mengatur ini sejak 30 tahun ini diatur lalu lintasnya," lanjutnya.

KDM yang menyimak video Pak Kades langsung memberikan respon.

Kang Dedi Mulyadi mengucapkan terima kasih karena selama ini warga turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di Jembatan Cirahong.

"Pertama, saya mengucapkan terima kasih, selama ini jembatan sudah ada yang menjaga dan ada yang mengatur sehingga bisa dilewati oleh warga," ujar Dedi Mulyadi.

KDM menyatakan bahwa dirinya tetap tegas untuk menata Jembatan Cirahong dan membasmi pungli.

"Setelah diperbaiki nanti akan segera ditata lingkungannya, warung-warungnya akan kami rapikan, jalannya diperlebar, ada ruang parkir yang memadai, dan lampunya akan ditambah, bukan hanya lampu sekedar penerangan tetapi estetika," ungkap Kang Dedi Mulyadi.

Kemudian terkait keamanan Jembatan Cirahong, Dedi Mulyadi menyebut hal tersebut merupakan kewajiban bersama, termasuk juga aparat dan warga sekitar.

"Sedangkan untuk keamanan ketika malam, menurut saya keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, tanggung jawab aparat, tanggung jawab warga di lingkungan untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing," tegas Dedi Mulyadi.

Sebagai penutup, Dedi Mulyadi juga mendoakan agar jasa warga dalam menjaga Jembatan Cirahong selama ini menjadi amal kebaikan yang bermakna.

"Saya ucapkan terima kasih bapak dan seluruh warga yang aktif menjaga jembatan Cirahong selama ini, semoga apa yang dilakukan menjadi amal kebaikan yang semakin membuat hidup kita bermakna bagi kepentingan kemanusiaan dan kebangsaan," harap Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(far)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT