News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Dedi Mulyadi Sindir Pemerintah soal Pajak usai Viral Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta

Gubernur Dedi Mulyadi menyindir pemerintah soal pelayanan pajak usai menonaktifkan kepala Samsat Soekarno-Hatta yang viral gara-gara tidak ikuti SE Gubernur.
Kamis, 9 April 2026 - 15:25 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Pemprov Jabar

tvOnenews.com - Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta belakangan ini sedang menjadi sorotan usai viral aduan dari masyarakat penghapusan syarat KTP pemilik pertama saat pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menyikapi aduan tersebut, Dedi Mulyadi langsung mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta karena dinilai tidak menjalankan pelayanan seperti yang telah disebutkan dalam Surat Edaran Gubernur Jabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Dedi Mulyadi bertemu langsung dengan konten kreator yang sebelumnya memviralkan pelayanan Samsat Soekarno-Hatta tersebut.

"Ini saya sudah bertemu nih sama namanya siapa, Lantang, menyampaikan pembayaran pajak tanpa KTP pemilik awal pada faktanya belum bisa berjalan sesuai harapan," ujar Dedi Mulyadi dalam akun TikTok pribadinya, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Akhirnya Lantang ngomong di media sosial," lanjutnya.

Dedi Mulyadi mengonfirmasi apakah masalah terkait pelayanan pajak yang sebelumnya dikeluhkan Lantang sudah selesai atau belum.

"Sekarang sudah selesai?" tanya Dedi Mulyadi.

Lantang bersyukur persoalan pajaknya sudah selesai.

"Sudah selesai Alhamdulillah," ucap Lantang.

Kemudian Dedi Mulyadi bertanya kepada Lantang, apa kira-kira harapannya ke depan terkait pelayanan pajak.

"Harapannya apa ke depan?" tanya Kang Dedi Mulyadi.

Lantang mengungkapkan bahwa dirinya berharap pelayanan pajak ke depannya bisa lebih mudah dan dilakukan secara online.

"Harapannya lebih dipermudah lagi Pak proses semua di Samsat, mulai dari pajak tahunan, 5 tahunan, mutasi, dipermudah lagi Pak, mudah-mudahan semua bisa online," ungkap Lantang.

KDM nampak setuju dengan saran dari Lantang agar pelayanan pajak dipermudah ke depannya, bahkan kalau perlu semuanya bisa dilakukan secara online.

Dedi Mulyadi membandingkan dengan pelayanan bank yang begitu mudah tanpa syarat yang merepotkan nasabah.

"Harus, kalau saya sih pengen online, mutasi uang aja di bank cepet, ganti ATM, ngambil uang di bank tidak mesti bawa bukunya kan cukup bawa ATM-nya," ujar Kang Dedi Mulyadi.

"Bank aja yang tingkat keamanan sangat tinggi banget, mudah," lanjutnya.

Kemudian Dedi Mulyadi juga menyindir kinerja pemerintah terkait pelayanan pajak yang seharusnya dimudahkan, bukan justru dipersulit.

"Pemerintah masa kita ngurus gini aja lama dan susah, orang mau bayar pajak tuh dimudahin bukan disulitin, betul enggak?" sindir Dedi Mulyadi.

Seharusnya dengan mudahnya syarat administrasi, maka penyerapan pajak bisa semakin tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


(far)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT